Kamis, 18 Jul 2019
radarjombang
icon featured
Hukum

Giliran Tipikor Polres Jombang Bergerak Selidiki Kasus Tower Ilegal

25 Maret 2019, 09: 04: 53 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Bangunan tower tak berizin di Dusun Genjongkidul, Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro.

Bangunan tower tak berizin di Dusun Genjongkidul, Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro. (Azmy Endiyana/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Langkah polisi menyelidiki bangunan tower tak berizin di Dusun Genjongkidul, Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro terus berlanjut. Terbaru korps berbaju cokelat juga melibatkan penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) guna menelusuri dugaan praktek pungli atau gratifikasi di balik pendirian tower.

”Penyelidikan tower masih lanjut. Sekilas dari tim Tipiter yang turun kemarin, ternyata tinggi tower kurang dari 50 meter, sehingga dari unsur pelanggaran tipiter-nya sepertinya tidak terpenuhi, besok (hari ini, Red) saya sampaikan laporannya. Cuma kita belum berhenti, kita masih lakukan penelusuran lebih lanjut,” beber Kasatreskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu (24/3) kemarin.

Sebagai langkah, anggota unit Tipikor saat ini sudah bergerak melakukan pengumpulan data dan bahan keterangan terkait keberadaan tower tak berizin tersebut. ”Ini dari tipikor juga sudah turun, lakukan pulbaket kaitannya dugaan pungli atau gratifikasinya, sebab memang janggal, informasinya IMB (izin mendirikan bangunan) juga belum ada, tapi tower sudah berdiri,” imbuhnya.

Disinggung terkait informasi kegiatan pembangunan tower di sejumlah lokasi lain yang diduga kuat juga belum mengantongi izin, Azi menegaskan tetap akan menindaklanjuti serius. ”Sementara kita uji sampel satu menara dulu yang di Sidowarek, nanti kita panggil juga pengembang, berapa titik dia dirikan di Jombang, nanti bisa kita kembangkan. Kita juga telusuri ke perangkat perangkat di lingkungan terkait,” singkat Pratas. (*)

(jo/naz/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia