Kamis, 18 Jul 2019
radarjombang
icon featured
Hukum

Polres Jombang Bekuk Tiga Pengedar Sabu Sabu

25 Maret 2019, 09: 01: 06 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Ilustrasi; sabu-sabu

Ilustrasi; sabu-sabu (Google Image)

Share this      

JOMBANG - Lagi, jaringan peredaran sabu sabu berhasil ditangkap. Kali ini polisi  menangkap tiga remaja lantaran terlibat peredaran sabu sabu di Jombang. Dari penangkapan ini, polisi berhasil menyita sebanyak 3,51 gram sabu-sabu berikut paralatan pesta sabu-sabu.

Tiga pelaku yakni, Yuris Setia Rangga Purba alias Kicung, 21, penjual kopi dan Doko Andrianto alias Baskom, 21, keduanya warga Desa/Kecamatan Bareng. Satu pelaku lainnya, Doni Jumeiri, 32, warga asal Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro. ”Terhadap tiga pelaku sudah kita amankan, hasil pengembangan,” tegas Kasatreskoba Polres Jombang AKP Muchammad Mukid (24/3) kemarin.

Dijelaskan, penangkapan tiga pelaku bermula keberhasilan petugas menangkap Saiful Rahman, 25, alias IIP di depan lapangan futsal, Dusun Mojounggul, Desa/Kecamatan Bareng (19/3) lalu. ”Dari IIP ini kita amankan puluhan paket sabu siap edar, totalnya mencapai 12,13 gram sabu-sabu,” bebernya.

Petugas terus melakukan pengembangan dan berhasil mengendus keterlibatan Yuris dan Doko. Mengantongi data buruannya tersebut, petugas mulai melakukan pelacakan dan pengintaian gerak gerik buruannya. ”Kita pasang anggota untuk intai. Kebetulan si Kicung ini punya usaha warung kopi,” bebernya.

Upaya petugas membuahkan hasil, Rabu (20/3) sekitar pukul 06.00, petugas bergerak melakukan penggerebekan. Dari tangan keduanya, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, 1 buah pipet kaca berisi sabu dengan berat kotor 2,14 gram, 1 buah korek api sebagai kompor, 1 buah tutup botol bekas yang sudah dilubangi, 2 HP  merek Oppo dan Samsung warna hitam.

Tak berhenti sampai di situ, hanya berselang setengah jam kemudian, giliran Doni Jumeiri, 32, warga Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro diringkus petugas. ”Pelaku ini juga terkait dengan jaringan IIP, memang sudah kita intai,” bebernya.

Dari tangan pemuda pengangguran ini, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti diantaranya, 1 buah pipet kaca berisi sabu sabu dengan berat kotor mencapai 1,37 gram yang disemnbunyikan dalam bungkus rokok, 1 buah korek api sebagai kompor serta seperangkat alat hisap sabu alias bong berikut 1 HP merek Sony warna hitam. 

Sementara itu, Andre Saputra, 20, asal Desa Sumberagung, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri diringkus polisi. Pemuda yang kesehariannya beternak ikan itu terlibat jaringan peredaran sabu sabu. ”Pelaku kita tangkap di wilayah Ngoro, kita juga amankan barang bukti paket sabu sabu dalam lipatan kertas tissu,” terang  Muchammad Mukid.

Dijelaskan, penangkapan pelaku bermula pengembangan pengungkapan kasus sebelumnya. ”Pelaku ini memang sudah kita intai sejak lama, memang anaknya licin,” bebernya. Hingga upaya penyelidikan petugas membuahkan hasil, tepatnya Sabtu (23/3) dini hari, sekitar pukul 00.30, polisi mendapat informasi pelaku muncul di wilayah Jombang. ”Diduga kuat akan transaksi,” bebernya.

Petugas pun segera bergerak ke lokasi dan melakukan pengintaian dan berhasil meringkus pelaku di  Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro. Setelah digeledah, petugas menemukan sejumlah barang bukti diantaranya, 1 plastik klip berisi sabu dengan berat kotor 0,31 gram yang dibungkus dalam lipatan kertas tissu, 1 HP merek Vivo warna putih serta uang tunai Rp 20 ribu. (*)

(jo/naz/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia