Selasa, 17 Sep 2019
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

Cari Solusi untuk Pedagang, Pemkab Diminta Koordinasi dengan PT KAI

25 Maret 2019, 08: 59: 00 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Sisa kios pedagang yang terbakar di emplasemen Stasiun Jombang lama masih dibiarkan berserakan.

Sisa kios pedagang yang terbakar di emplasemen Stasiun Jombang lama masih dibiarkan berserakan. (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Belum adanya resons  yang diberikan Pemkab Jombang  terhadap 32 kios pedagang yang terbakar di areal emplasemen Stasiun Jombang lama  ditanggapi kalangan DPRD. Wakil Ketua DPRD Jombang Masud  Zuremi meminta pemkab secepatnya berkoordinasi dengan PT KAI untuk mencarikan solusi. 

Sebab, ujar Masud, sampai kini masih banyak pedagang yang belum bisa jualan karena tak memiliki kios. ”Jadi para pedagang itu kan berdiri di lahan PT KAI. Dan PT KAI menerima retribusi setiap tahun. Secara tidak langsung, PT KAI juga harus mau membantu pedagang,” ujar Masud kemarin (24/3). 

Lebih lanjut Masud menambahkan, sebagai perwakilan pedagang, Pemkab Jombang diminta segera bertemu PT KAI mencarikan solusi. ”Termasuk kejelasan lahan itu nanti. waluupun lahan yang ditempati pedagang ini milik PT KAI,” tambah dia.

Politisi yang juga ketua DPC PKB Jombang ini menilai, selain PT KAI, pihak terkait seperti Bumdes juga harus diajak koordinasi. Bila tidak segera dicarikan solusi, dikhawatirkan akan menambah berat beban pedagang. ”Tentu mereka tidak bisa jualan karena tidak memiliki kios,” pungkasnya.  

Seperti diberitakan sebelumnya,Jufri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Jombang mengakui, hingga sekarang ini belum ada tindaklanjut usai terjadinya insiden itu. “Memang sekarang belum ditindaklanjuti, nanti akan kita rapatkan lagi,” kata Jufri dikonfirmasi kemarin (22/3). 

Lebih lanjut dijelaskan, untuk sementara pemkab menunggu rapat koordinasi terlebih dahulu. Ini setelah pasar di areal emplasemen itu menyangkut banyak pihak alias lintas sektoral. “Itu kan karena pengelolanya ikut di BUMDes, tapi Insyaalah paling lambat minggu depan kita rapat koordinasi. Isitilahnya masih merencanakan atau mengambil langkah-langkah nanti seperti apa ,” imbuh dia.

Selain dikelola BUMDes Jombang, area tersebut juga berada di atas lahan PT KAI. Sehingga menurut Jufri tidak hanya melibatkan lingkup pemkab, juga pihak lain. “Yang jelas butuh koordinasi lintas sektoral. Nanti kita undang semua biar satu langkah dan cepat selesai,” tutur Jufri. (*)

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia