Selasa, 17 Sep 2019
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Jadi Begal, Dua Pemuda Asal Desa Penggaron Mojowarno Ditangkap Polisi

25 Maret 2019, 08: 36: 37 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Ilustrasi; kejahatan begal

Ilustrasi; kejahatan begal (Google Image)

Share this      

JOMBANG - Achmad Nurul Arifin, 20, dan AD, 17, warga Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno ditangkap polisi. Keduanya nekat merampas barang berharga milik Angga Wibisono, 23, pemuda asal Desa/Kecamatan Diwek di jalan. Dalam menjalankan aksinya, pelaku mengancam korban dengan martil (palu).

“Terhadap kedua pelaku sudah kita amankan, masih kita lakukan pemeriksaan intensif,” terang Kasatreskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu. Penangkapan pelaku bermula aksi pembegalan yang dialami Angga Wibisono (10/3) di wilayah Ngoro. Saat itu, korban bersama Aditya Maharama Dona dalam perjalanan pulang setelah menyaksikan pertandingan bola.

Sekitar pukul 01.00 dini hari, korban melintas di Jalan Raya Ngoro. Tiba-tiba dari arah belakang muncul dua pelaku memotong laju kendaraan korban. Tanpa basa basi, salah satu pelaku mengeluarkan palu besi. Menghadapi pelaku yang kalap, korban pun hanya bisa pasrah saat kedua pelaku merampas barang-barang berharga miliknya.

“Pelaku AD mengancam dengan palu, sementara AN menarik tas korban, isinya ada HP, surat-surat penting dan uang tunai Rp 350 ribu. Pelaku juga merampas helm korban,” imbuhnya.

Setelah mendapatkan barang rampasan, kedua pelaku langsung kabur. Korban pun melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Setelah mendengar keterangan korban, petugas pun bergerak melakukan penyelidikan. Upaya petugas membuahkan hasil. Tepatnya Sabtu (23/3) malam, petugas berhasil mendeteksi keberadaan barang rampasan.

“Barang curian dijual ke MH, 24, warga Desa Peterongan,” bebernya. Setelah dikembangkan, polisi akhirnya berhasil meringkus keduanya di jalan Raya Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung. 

Dari tangan keduanya, polisi berhasil mengamankan sebuah palu, tas warna cokelat berikut satu unit motor Honda Vario yang digunakan melakukan. Keduanya pun digelandang ke Mapolres Jombang guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kedua pelaku dijerat pasal 365 KUHP tengang pencurian dengan kekerasan. Adapun terhadap Muhammad Hermawan, dijerat pasal 480 KUHP. (*)

(jo/naz/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia