Selasa, 17 Sep 2019
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Pengguna Jalan Mengeluh, Traffic Light Ringroad Mojoagung Sering Error

25 Maret 2019, 08: 12: 30 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Traffic Light di ringroad Mojoagung yang selama ini tak berfungsi optimal.

Traffic Light di ringroad Mojoagung yang selama ini tak berfungsi optimal. (Ainul Hafidz/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG - Traffic Light ringroad Mojoagung selama ini tak berfungsi optimal. Beberapakali sering mengalami gangguan. Seperti yang terpantau kemarin (23/3), di perempatan Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, lampu dari dua arah padam. 

Khusnan salah seorang warga menuturkan, lampu padam  sering terjadi. Meski beberapakali kembali menyala, tapi kemudian padam. “Entah itu konslet atau bagaimana, memang selama ini kadang mati sendiri,” katanya.

Terkadang warga setempat berinisiatif mengatur lalu lintas. “Istilahnya sukarelawan, soalnya sebelum dipasang lampu sudah ada yang pernah jaga,” tutur dia. Meski begitu dirinya berharap agar lampu tetap diperbaiki. “Soalnya yang di jalan raya juga terkadang mati,” jelas dia.

Selain di perempatan, pantauan di lokasi lain di ruas jalan nasional lampu Traffic Light juga terpantau padam. Dikonfirmasi hal ini Kepala Dishub Jombang Imam Sudjianto menuturkan, seluruh prasarana di ringroad masih menjadi kewenangan BBPJN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional). “Jadi sampai sekarang masih iktu BBPJN, belum diserahkan ke kabupaten,” katanya. 

Menurut dia, sebelumnya memang direncanakan lampu tersebut akan dihibahkan ke Pemkab Jombang. “Kemarin memang mau dihibahkan, Cuma sampai hari ini belum ada. Sehingga masih tanggungjawab BBPJN,” imbuh dia. 

Dijelaskan, seluruh prasana ringroad masih menjadi kewenangan BBPJN. Meski sudah ada pihak BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat) untuk ringroad berbeda. “Jadi perjalannya dulu begini, karena BPTD Jatim waktu itu OPD baru dan belum ada anggaran, akhirnya diserahkan ke BBPJN selaku yang bangun ringroad. Sehingga kewenangan sampai sekarang masih disana (BBPJN),” ungkapnya.

Meski begitu, pihaknya tetap melaporkan hal tersebut. “Termasuk kerusakan jalan nasional, seperti yang di Perak tadi pagi sudah kita sampaikan,” pungkas Imam. (*)

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia