Jumat, 19 Apr 2019
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

Jualan Lagi, Pedagang Pasar Legi Korban Kebakaran Bangun Lapak Darurat

22 Maret 2019, 09: 29: 15 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Pedagang terpantau tetap beraktivitas di area emplasemen Stasiun Jombang lama yang kiosnya terbakar.

Pedagang terpantau tetap beraktivitas di area emplasemen Stasiun Jombang lama yang kiosnya terbakar. (Ainul Hafidz/Jawa Pos Radar Jombang)

JOMBANG - Hingga kemarin (21/3), pedagang di areal emplasemen Stasiun Jombang lama yang kiosnya terbakar tetap beraktivitas. Sebagian  memakai tenda seadanya dengan atap dari terpal. Salah satunya Didik, pedagang buah. Terpal yang dipakai juga difungsikan saat hujan turun.

“Sampai sekarang masih morat-marit, jualan di tempat seadanya. Pokoknya nggak libur,” kata Didik. Usai kebakaran, dampak yang dirasakan sampai sekarang masih terasa. Namun, dia tetap berupaya terus berjualan. “Bagaimana caranya yang penting ada penghasilan,” imbuh dia.

Didik tak sendiri, sebab beberapa pedagang lainnya juga mulai beraktivitas. Mulai dari membangun kios baru hingga mendirikan tenda. Menurut dia, untuk saat ini ada sekitar 10 pedagang yang kembali beraktivitas. “Rata-rata yang mulai jualan lagi itu pakai tenda, ada juga yang sudah mulai bangun kios,” sambung dia.

Usai kejadian itu lanjut Didik, sudah ada pertemuan dengan paguyuban  pasar setempat. Hasilnya, kios pedagang yang ludes akibat amukan si jago merah dibangun pedagang sendiri. “Jadi dibangun sendiri dan dibangun ulang oleh pedagang. Kalau dari pemerintah sampai sekarang memang belum ada bantuan apa-apa,” beber Didik.

Karena dia langsung berjualan kembali menurut Didik, tak merasakan dampak hingga ke pelanggan. “Kalau saya sampai sekarang kok masih sama, nggak ada pengaruhnya. Kurang tahu yang lain, soalnya saya masih jualan. Hanya tempatnya saja yang beda, tidak seperti dulu,” beber lelaki usia 56 tahun ini.

Senada Purwanto, pedagang lainnya yang juga tetap berjualan. “Yang beda tempatnya saja, ini gabung sama Pak Didik,” sambung Purwanto yang juga pedagang buah.

Meski begitu, dia tetap berharap ada bantuan dari Pemkab Jombang. “Kepinginnya bisa buka lagi seperti dulu, diperbaiki semua jadi jualannnya juga enak. Tidak semerawut begini,” pungkas dia berharap.

Pantauan di lokasi, sedikitnya tiga pedagang mendirikan tenda dengan atap terpal. Rata-rata mereka yang berjualan di pinggir Jalan Seroja. Tepat ketika hujan turun para pedagang nampak memperbaiki terpal yang dibangun seadanya.

Sebagian menutup barang dagangannya dengan terpal, sementara lainnya memperbaiki atap yang masih bocor. Garis polisi yang dipasang hingga kemarin  masih melingkari salah satu kios pedagang. Sementara lokasi di belakang kios itu juga terpantau belum ada aktivitas jual beli. Hingga kemarin bekas kebakaran belum dibersihkan. Bongkahan kayu dan reruntuhan bangunan serta bekas barang dagangan masih berserakan di lokasi. (*)

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia