Rabu, 18 Sep 2019
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Tak Kuat Menahan Arus yang Deras, Jembatan Karobelah Mojoagung Ambruk

21 Maret 2019, 11: 18: 54 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kondiis jembatan yang ambruk di Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung.

Kondiis jembatan yang ambruk di Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung. (M.Nasikhuddin/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

 JOMBANG - Jembatan penghubung dua kecamatan di Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung ambles. Beruntung tidak ada korban jiwa dari insiden ini. Namun akses lalu lalang warga terganggu.

“Khususnya anak-anak kalau mau ke sekolah harus memutar cukup jauh,” terang Muhtar, salah satu warga sekitar. Dijelaskan, kejadian bermula hujan deras yang mengguyur wilayah Mojoagung Selasa (19/3). “Hujan deras sejak sore sampai malam mas,” imbuhnya.

Akibatnya volume air di Sungai Kaligunting pun naik drastis. Usia jembatan yang tua serta kondisi bagian pondasi jembatan yang mulai rapuh, tak mampu menahan gempuran arus yang deras.

Hingga Rabu (20/3) dini hari, sekitar pukul 00.30 sebagian material jembatan ambruk ke dasar sungai. “Memang kondisi jembatan sebelumnya sudah rawan, khususnya ujung barat,” imbuhnya.

Akibat ambruknya jembatan, aktivitas warga terganggu, khususnya warga Dusun Pulo, Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung. ”Kalau tidak ada jembatan ini, misal mau ke kantor desa, atau anak-anak mau ke sekolah harus memutar,” imbuhnya.

Beruntung belum lama ini sudah dibangun jembatan gantung di Dusun Tragal, Desa Kedungpapar, Kecamatan Sumobito yang tersambung dengan wilayah Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung. ”Jadi masih ada akses jalan, meski harus memutar cukup jauh,” imbuhnya.

Pantauan di lokasi, sejak pagi banyak anak-anak sekolah serta warga yang terpaksa harus putar arah akibat jembatan ambruk. Warga pun memasang palang pintu di bibir jembatan. (*)

(jo/naz/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia