Selasa, 17 Sep 2019
radarjombang
icon featured
Hukum

Kasus Tower Ilegal di Sidowarek, Polisi Segera Periksa Pihak Terkait

20 Maret 2019, 13: 01: 32 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Tower yang disegel Satpol PP Kabupaten Jombang di Dusun Genjongkidul, Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro.

Tower yang disegel Satpol PP Kabupaten Jombang di Dusun Genjongkidul, Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro. (Azmy Endiyana/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Langkah penyelidikan polisi menelisik adanya dugaan pidana dalam pendirian tower di Dusun Genjongkidul, Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro terus berlanjut. Usai melakukan pengecekan lokasi tower, polisi segera melakukan pemanggilan pihak-pihak terkait.

”Setelah tim mengecek ke lapangan kemarin itu, segera kita bahas untuk menentukan langkah penyelidikan selanjutnya,” tegas  Kasatreskrim Polres Jombang Azi Pratas Guspitu, (18/3) kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Disinggung terkait hasil tim di lapangan, pihaknya belum bisa memaparkan sekarang. Namun,  tim tindak pidana tertentu (Tipiter) Polres Jombang  sudah mengantongi petunjuk awal. ”Hasilnya belum bisa kita sampaikan, sebab masih harus dilakukan pendalaman,” bebernya.

Salah satunya lanjut Pratas, mengkroscek keterangan pihak-pihak terkait. ”Pihak mana yang akan dihadirkan lebih dulu, misal dari dinas, dari unsur pemerintah desa atau camat atau pihak lain, itu nanti wilayah penyidik, mungkin masih dikonsep,” tegasnya. Kapan rencana pemanggilan mulai dilakukan,  Pratas menunggu laporan dari Tipiter. ”Pastinya secepatnya,” singkat mantan Panit II unit 1 Subdit 1 Ditreskrimum Polda Jatim.

Sebelumnya, persoalan pendirian tower tak berizin di Dusun Genjongkidul, Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro  menjadi bola panas. Itu setelah polisi  bergerak melakukan penyelidikan. ”Sprin lidik (surat perintah penyelidikan) sudah saya teken, segera tim akan bergerak,” tegas Kasatreskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu (12/3).

Lebih lanjut, mantan Panit II unit 1 Subdit 1 Ditreskrimum Polda Jatim menyebut sudah membentuk tim gabungan  Unit Tipiter (tindak pidana tertentu) dan Tipikor (tindak pidana tipikor) menyelidiki kasus. ”Tim dari Tipiter menelusuri terkait perizinannya, selain itu kita juga terjunkan tim dari Tipikor untuk menelusuri dugaan adanya gratifikasi,” bebernya. (*)

(jo/naz/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia