Senin, 18 Nov 2019
radarjombang
icon featured
Olahraga

Kabupaten Jombang Pastikan Ikut Porprov 2019 dengan 29 Cabang Olahraga

18 Maret 2019, 10: 12: 34 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Ketua KONI Kabupaten Jombang Tito Kadar Isman

Ketua KONI Kabupaten Jombang Tito Kadar Isman (Wenny Rosalina/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Setelah melewati proses panjang, KONI Jombang akhirnya membuat keputusan resmi terkait keikutsertaan Kabupaten Jombang dalam ajang Porprov 2019. Sebanyak 29 cabang olahraga dipastikan akan berangkat, sedangkan keikutsertaan lima cabang olahraga lainnya ditentukan melalui pra-porprov yang digelar bulan ini.

“Kita memastikan ada 29 cabor, ada banyak alasan kenapa beberapa cabor tidak ikut. Yang pasti 29 cabor kita nyatakan siap untuk berjuang mendapatkan prestasi setinggi-tingginya di ajang Porprov yang sangat bergengsi ini,” kata Tito Kadar Isman, ketua KONI Jombang.

Delapan cabor yang tidak mengikuti Porprov, lebih banyak kategori beregu. Tapi ada juga yang perorangan, masing-masing cabor memiliki alasan masing-masing kenapa belum siap mengirimkan atlet nya di Porprov tahun ini. Cricket dan softball misalnya, kedua cabang olahraga ini sebenarnya menyatakan siap mengirim tim ke Porprov 2019.

Hanya saja jumlah pengurus daerah Persatuan Cricket Indonesia (PCI) dan Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) di Jawa Timur, belum memenuhi batas minimal yang ditetapkan untuk bisa mengikuti Porprov. Sedangkan cabor voli memutuskan tidak ikut Porprov karena harus melewati tahapan pra-porprov.

Sementara kondisi keuangan Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jombang sangat minim dan tidak memungkinkan jika harus memberangkatkan tim voli putra-putri untuk mengikuti pra-porprov. Sedangkan cabor renang dan selam memutuskan untuk tidak ikut Porprov, karena tahun ini belum memiliki perenang dan peselam yang cukup handal sesuai dengan usia yang diharuskan di Porprov.

”Kalau renang dan selam kebanyakan atletnya masih kecil-kecil. Sehingga jika ditandingkan di Porprov, bisa saja tapi kita hanya memproyeksikan medali jadi sementara tidak ikut dulu. Menunggu mereka besar atau memiliki berenang dan peselam yang cukup umur,” tambah Tito.

Sementara lima cabor lain lain, harus mengikuti tahapan pra-porprov untuk bisa lolos ke Porprov. Lima cabor tersebut diantaranya adalah basket, catur, pencak silat, futsal, dan sepak bola. “Sementara sampai saat ini yang sudah memastikan lolos ke Porprov hanya sepakbola karena menjadi runner-up terbaik. Sedangkan silat catur futsal dan basket masih dalam proses berjuang,” pungkas Tito. (*)

(jo/wen/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia