Minggu, 15 Dec 2019
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Kemenag Jombang Imbau Warga Tak Terprovokasi Isu Kiamat

16 Maret 2019, 08: 57: 11 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Jombang Abdul Haris

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Jombang Abdul Haris (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG - Kepala Kemenag Jombang Abdul Haris mengaku belum menerima informasi adanya beberapa keluarga di Dusun Jemparing, Desa Pakel, Kecamatan Bareng yang boyongan ke Kasembon Malang karena isu kiamat. Namun ia mengimbau kepada warga agar tidak mudah terprovokasi.

”Di Jombang belum ada informasi apapun tentang hal itu,” ujarnya kemarin (15/3). Saat berita tentang puluhan warga Desa Watu Bonang, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo mencuat ke berbagai media di tanah air, ia mengaku sudah mengambil sikap. ”Kita sudah kumpul, di Jombang ada 168 penyuluh agama Islam yang bertugas memberi pencerahan kepada masyarakat,” terangnya.

Selain sebagai upaya agar isu kiamat tidak tersebar dan menyebabkan masyarakat Jombang resah. Hal tersebut dilakukan untuk penguatan tentang agama Islam di desa maupun kecamatan. ”Namun soal itu (kiamat) belum ada informasi,” tegasnya lagi.

Saat disinggung adanya satu keluarga di Dusun Jemparing yang boyongan ke Kasembon Malang karena isu kiamat, Haris menilai bukan berkaitan tentang isu kiamat. Namun tujuannya untuk mondok dan menuntut ilmu keagamaan. ”Itu mungkin karena mondok saja, dari pengasuh ponpes sendiri kan sudah statmen di media bahwa tidak ada isu kiamat,” beber dia santai.

Haris mengimbau, agar masyarakat tidak termakan isu kiamat tersebut. Apalagi sampai heboh dan menganggu ketenteraman maupun ketertiban masyarakat. Bila ada hal yang bertentangan dengan kepercayaan, dia menyarakan untuk meminta petunjuk tokoh agama baik NU, Muhammadiyah maupun organisasi yang sudah diakui di masyarakat.

”Jadi jangan terprovokasi, kita kembali ke tokoh agama yang ada di masing masing desa. Apalagi Jombang ini kota religius,” pungkas Haris. (*)

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia