Selasa, 17 Sep 2019
radarjombang
icon featured
Hukum

Dinas PUPR Jombang Belum Keluarkan Rekom untuk Tower di Sidowarek

12 Maret 2019, 15: 59: 06 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Penertiban tower tak berizin di Dusun Genjongkidul, Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro yang dilakukan Satpol PP Kabupaten Jombang.

Penertiban tower tak berizin di Dusun Genjongkidul, Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro yang dilakukan Satpol PP Kabupaten Jombang. (Azmy Endiyana/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG - Proses pengurusan izin pendirian tower seluler di Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro oleh PT Centratama Menara Indonesia hingga kini belum  jelas. Dalam waktu dekat dinas terkait akan menggelar rapat untuk membahas berkas pengajuan izin tower.

”Kalau di kami ini terkait izin tata ruangnya, terkait pengurusan KRK (keterangan rencana kota). Sampai sekarang kita belum mengeluarkan,” terang Wildan Boedi Santoso, Kabid Tata Ruang dan Pertanahan, Dinas PUPR Jombang, kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Sesuai rencana, besuk (hari ini, Red) pihaknya akan merapatkan terkait dokumen pengajuan izin tersebut. ”Memang kita tidak bisa sendiri, tapi melibatkan tim. Sebenarnya besok (hari ini, Red) kita akan rapatkan, tapi ternyata bersamaan ada rapat kegiatan lain, jadi mungkin Kamis baru kita agendakan lagi,” bebernya.

Terpisah, Mokhamad Rakhmat Sunendar, Kabid Tata Bangunan dan Bina Konstruksi, Dinas PUPR Jombang menerangkan, hingga kini belum ada berkas yang masuk dari PT Centratama Menara Indonesia terkait pengurusan rekom teknis pendirian bangunan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

”Berkas belum masuk ke kami. Itu prosesnya melalui tata ruang dulu, nanti muncul KRK dan sebagainya, setelah itu semua terpenuhi baru bisa berproses ke kami terkait rekom teknisnya,” singkatnya.

Sebelumnya, usai tower disegel petugas, perwakilan PT Centratama Menara Indonesia akhirnya buka suara. Pihaknya tidak mau disebut pendirian towernya bodong alias tidak berizin. ”Sudah masuk semua suratnya,” ujar Anang,  perwakilan PT Centratama Menara Indonesia kepada Jawa Pos Radar Jombang (8/3).

Ditanya posisi dokumen pengurusan izin pendirian tower, Anang belum bisa menjawab pasti. ”Waduh, saya harus tanya dulu ke anak buah, ini saya juga dilapori kayak gitu, sudah proses. Kita juga ikut aturan main,” terangnya.

Lebih lanjut Anang mengklaim, tindakannya mendirikan bangunan tower meski belum mengantongi izin lengkap diatur berdasar peraturan  terbaru. ”Jadi begini, proses sudah berjalan. Kita berpedoman pada PP 24 tahun 2018. Pemerintah Pusat, apabila IUI (izin usaha industri) warga sudah klir, rekom lurah dan camat klir, perizinan  sudah proses, ya kita sesuai aturan, jadi kita bangun,” bebernya. (*)

(jo/naz/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia