Minggu, 15 Dec 2019
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Lokasi Galian Dipasangi Papan Larangan, Tinggal Aparat Hukum Bertindak

10 Maret 2019, 18: 27: 30 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Aktifitas galian di wilayah Desa Ngampungan, Kecamatan Bareng.

Aktifitas galian di wilayah Desa Ngampungan, Kecamatan Bareng. (Azmy Endiyana/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG - Komisi C DPRD Jombang mengapresiasi langkah yang dilakukan DLH Jombang dengan memasang plang larangan terhadap penambangan galian yang diduga ilegal.  

”Tentu kami sangat mendukung langkah DLH, dengan begitu penambang akan takut apabila melakukan aktifitas galian kembali,” ujar Miftahul Huda, Ketua Komisi C DPRD Jombang, kemarin. Langkah tersebut jangan berhenti sampai disini, akan tetapi terus berkelanjutan dan tetap waspada mengawasi daerah yang rawan digunakan untuk penambangan galian C.

”Apabila mendapat informasi adanya galian, maka bergerak cepat untuk menghentikan,” tuturnya. Menurutnya, keberadaan galian C di Jombang sangat merugikan. Selain berdampak pada lingkungan, pemkab juga tidak mendapat masukan apa-apa.

”Sehingga galian ilegal harus dibrantas. Bekas-bekas galian akan ditinggalkan begitu saja, itu yang membahayakan,” ungkap dia. Untuk itu, dia mendesak kepada aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian untuk bertindak tegas kepada siapapun pengusaha galian tak berijin.

Karena dalam Undang Undang No 4 Tahun 2009 sangat jelas diatur. ”Jadi kami berharap ada tindakan tegas kepada pengusaha galian yang melanggar atau tidak mempunyai izin,” tegasnya. 

Dengan begitu, sambung Huda, sapaan akrabnya, ada efek jera kepada pelaku dan pasti pengusaha akan berpikir dua kali apabila ingin membuka galian ilegal di Jombang. ”Dengan  tindakan tegas, pasti akan mengurangi galian C ilegal di Jombang,” pungkas dia. (*)

(jo/yan/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia