Minggu, 15 Dec 2019
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Akses Jalan Becek, Sumber Penganten Jogoroto Minim Perhatian

08 Maret 2019, 09: 40: 49 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Sumber Pengantin di Dusun Sumber Penganten, Desa/Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, masih minim perhatian meski mulai berubah lebih baik.

Sumber Pengantin di Dusun Sumber Penganten, Desa/Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, masih minim perhatian meski mulai berubah lebih baik. (Azmy Endiyana/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Kondisi Sumber Pengantin di Dusun Sumber Penganten, Desa/Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang terlihat masih minim perhatian meski mulai berubah. Akses jalan masuk menuju lokasi masih sulit karena becek. Padahal, lokasi ini bisa dijadikan aset wisata alam yang cukup menjanjikan.

Shoibu, Kepala Dusun Sumber Penganten mengatakan, tiga bulan terakhir warga sekitar memperbaiki lokasi Sumber Pengantin dengan tujuan untuk meramaikan dan dijadikan sebagai wahana wisata keluarga. ”Memang ini dikelola karang taruna sekitar, agar ramai pengunjung,” ujarnya saat dikonfirmasi kemarin.

Hanya saja, lantaran keterbatasan anggaran, maka perbaikan yang dilakukan menjadi tidak maksimal. Bahkan, tidak bisa memperbaiki jalan masuk menuju ke lokasi Sumber Pengantin. ”Kalau jalannya bagus, pasti banyak pengunjung datang, kalau seperti ini ya sepi,” ungkapnya sambil menunjuk ke arah jalan.

Diakui, wisata alam Sumber Pengantin yang menyimpan cerita seru pengantin baru ini cukup ramai saat musim libur sekolah. Bertolak belakang dengan kondisi hari-hari biasa, pengunjung sangat sepi.

”Kalau hari Minggu lumayan parkir bisa mendapat 200 ribu, tapi kalau hari biasa paling banyak 50 ribu. Uang tersebut digunakan untuk kebersihan saja. Jadi yang dipungut hanya parkir, untuk masuk kolam gratis,” terangnya.

Untuk itulah dia berharap ada perhatian khusus dari pemkab agar lebih memerhatikan wisata alam Sumber Pengantin. Jika Sumber Pengantin ramai, pasti akan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dengan bekerja dan menjaga kelestarian wisata alam tersebut. ”Kami berharap memang ada bantuan dari pemerintah,” harapnya.

Hal senada disampaikan Sudadi, Kepala Desa Jogoroto yang berkeinginan meramaikan Sumber Pengantin. Bahkan, ia sudah memasukkan dalam program inovasi desa untuk mengembangkan Sumber Pengantin sebagai salah satu destinasi wisata alam.

”Kendalanya saat ini Sumber Pengantin bukan aset desa, sehingga ditakutkan apabila dikelola desa dan kemudian menjadi ramai, maka sangat mungkin akan diminta pemilik aset. Warga juga kecewa apabila tidak dilibatkan,” jelasnya.

Terkait hal itu dia juga berusaha mempertanyakan kepada pengambil kebijakan. Apakah diperbolehkan dikelola desa secara mandiri atau tidak. Sebab, bila tidak ada kejelasan, maka Sumber Pengantin pasti tidak akan terurus.

”Kami ingin swakelola desa sendiri. Karena selama ini tidak perhatian untuk Sumber Pengantin, kan sangat disayangkan,” pungkas Sudadi. (*)

(jo/yan/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia