alexametrics
Jumat, 25 Sep 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Proyek Jembatan Double Track di Bandarkedungmulyo Masih Belum Rampung

05 Maret 2019, 13: 07: 37 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Proyek jembatan rel kereta api ganda (double track) Jombang-Madiun di Desa/Kecamatan, Bandarkedungmulyo yang belum rampung.

Proyek jembatan rel kereta api ganda (double track) Jombang-Madiun di Desa/Kecamatan, Bandarkedungmulyo yang belum rampung. (Ainul Hafidz/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Hingga awal Maret jembatan rel kereta api ganda (double track) Jombang-Madiun di Desa/Kecamatan Bandarkedungmulyo pekerjaan belum rampung. Hingga kemarin, rangkaian jembatan masih dalam proses pengerjaan.

Pantauan di lokasi, rangkaian besi baja berada di sekitar jembatan. Sementara untuk rel jembatan dalam proses pekerjaan. Hartanto, salah seorang warga mengungkapkan, ada dua jembatan di desa setempat.

Masing-masing jembatan untuk terowongan dan saluran. “Yang terowongan sudah selesai, tinggal yang di sana saluran,” kata Hartanto sembari menunjuk lokasi jembatan itu.

Untuk pekerjaan di jembatan itu menurut dia, harus menunggu lama. Rangkaian besi baja, juga baru datang beberapa waktu lalu.

Jembatan yang lokasinya tak jauh dari Kabupaten Nganjuk itu menjadi salah satu dari tiga jembatan rel ganda yang belum rampung. Hingga 2019 masih ada pekerjaan rel ganda Jombang-Madiun, terutama pada jembatan di Sungai Brantas.

Sebelumnya, proyek rel ganda (double track) Jombang-Madiun belum kelar juga. Sampai saat ini masih ada tiga titik jembatan yang masih dalam tahap pekerjaan. Yakni, dua di antaranya di Jombang.

Sudarto Bagian Pengawasan dari Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Bagian Timur, menyebutkan untuk 2019 ini pekerjaan yang belum tercover ada beberapa aspek. Di antaranya jembatan, dan wesel emplasemen.

“Untuk emplasemen itu karena wessel kurang. Memang belum tercukupi, kalau jembatan Jombang-Madiun itu ada tiga,” kata Sudarto dikonfirmasi melalui sambungan selulernya.

Tiga jembatan itu masing-masing jembatan kecil di Kecamatan Bandarkedungmulyo dan satu titik di Sungai Brantas yang berbatasan dengan Kertosono, Nganjuk. “Satunya itu ada di Nganjuk, sekarang masih dikerjakan,” imbuh dia.

Menurutnya, lambannya pekerjaan jembatan lantaran berbeda dengan jembatan pada umumnya. Untuk jembatan rel kereta api biasanya pekerjaan tidak dilakukan di lokasi langsung.

“Sebenarnya tidak ada kendala, memang pekerjaan agak sulit apalagi sekarang musim penghujan. Itu pun tidak ngecor sendiri di tempat, untuk jembatan itu pesan seperti di Wika (PT Wijaya Karya) dan sebagainya,” tutur Darto biasa disapa. (fid)

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP