Senin, 18 Nov 2019
radarjombang
icon featured
Hukum

Polisi Ungkap Jaringan Pil Koplo dengan Sistem Barter Jasa Esek-Esek

21 Februari 2019, 17: 36: 44 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Tersangka pengedar pil koplo saat di Mapolres Jombang

Tersangka pengedar pil koplo saat di Mapolres Jombang (Istimewa)

Share this      

JOMBANG - Muhamad Hamdan Yuafi, 20, pemuda asal Dusun Godong, Desa Genukwatu, Kecamatan Ngoro diringkus petugas Polsek Peterongan. Pemuda pengangguran ini tertangkap basah petugas saat mengedarkan pil koplo di wilayah Peterongan (14/2) lalu.

Ironisnya, transaksi jual beli koplo bisa dibarter dengan jasa esek-esek. ”Terhadap MH, sudah kita amankan, berikut barang bukti paket pil koplo,” terang Kasatresnarkoba Polres Jombang AKP Mukid (20/2) kemarin.

Dijelaskan, penangkapan pelaku bermula informasi warga jaringan peredaran pil koplo yang kerap beroperasi di wilayah Peterongan. Petugas melakukan penyelidikan dan berhasil mengendus sepak terjang pemuda asal Kecamatan Ngoro ini.

Upaya petugas membuahkan hasil. Kamis (14/2) malam, sekitar pukul 21.30 WIB petugas mendapat informasi transaksi pil koplo melibatkan jaringan Mohamad Hamdan di sekitar flyover Peterongan.

Sejumlah petugas yang sudah siaga terus melakukan pengintaian di lokasi. Tak lama, pelaku akhirnya muncul. ”Kita terus intai gerak geriknya,” bebernya.

Rupanya pelaku tengah membuat janji dengan FD, (saksi) calon konsumen. Kesempatan yang ditunggu tiba, pelaku bergerak menghampiri FD. ”Ternyata dia berikan pil koplo ke saksi,” bebernya.

Yakin dengan buruannya tersebut, petugas yang sudah siaga langsung melakukan penyergapan. ”Kita geledah, temukan sekitar 17 butir pil koplo,” bebernya. Keduanya pun digelandang petugas ke Mapolsek Peterongan guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kepada petugas, FD mengaku tidak membeli barang tersebut dengan uang tunai. ”Jadi bayarnya bukan dengan uang, tapi bisa barter jasa esek-esek. Kasusnya masih kita kembangkan,” bebernya. (*)

(jo/naz/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia