Selasa, 19 Nov 2019
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

Waktu Tunggu Haji Semakin Lama, Daftar Sekarang Bisa Berangkat 2044

18 Februari 2019, 11: 40: 59 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Sejumlah pendaftar sedang mengurus dokumen keperluan haji di kantor pelayanan haji dan umroh Kemenang Jombang kemarin.

Sejumlah pendaftar sedang mengurus dokumen keperluan haji di kantor pelayanan haji dan umroh Kemenang Jombang kemarin. (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Para calon jamaah haji yang sudah mendaftar dan menunggu waktu keberangkatan harus bersabar. Sebab, waktu tunggu keberangkatan haji makin tahun makin lama. Jika calon jamaah daftar tahun ini, sesuai jadwal mereka harus menunggu 25 tahun lagi atau berangkat pada 2044.

Kasi Haji Kemenag Jombang Emy Chulaimi mengatakan, CJH yang daftar tahun ini akan diperkirakan berangkat 2044 mendatang. ”Perkiraannya seperti itu, waktu tunggu sekitar 25 tahun,” ujar dia kemarin (17/2).

Dia menambahkan, penentuan waktu keberangkatan itu berdasarkan kuota porsi haji nasional dibagi provinsi se-Indonesia, kemudian kuota porsi haji provinsi dibagi kabupaten/kota di provinsi tersebut.

Nomor porsi akan didapatkan calon jamaah haji saat mendaftar pada jam dinas kerja dan tertera dalam bukti setoran. ”Seseorang bisa mendapatkan nomor porsi haji bila telah memenuhi persyaratan pendaftaran haji baik keuangan, syarat administrasi dan syarat lainnya,” tambah dia memerinci.

Dia menguraikan, pada 2018 lalu jumlah pendaftar haji reguler di Kemenag Jombang mencapai 4.598 orang. Sedangkan, mulai Januari hingga per 15 Februari kemarin sudah ada sekitar 593 orang. Setiap harinya jumlah tersebut akan terus bertambah.

”Kami membuka pelayanan setiap hari pada saat jam dinas kerja,” beber dia. Untuk haji tahun ini yang berangkat ke tana suci Makkah sekitar 998 orang ditambah 32 jamaah masuk daftar cadangan. Jumlahnya memang menurun dibanding 2018 lalu sebanyak 1.117 jamaah.

”Untuk tahun ini, mereka akan berangkat pada awal Juli nanti. 6 Juli akan masuk asrama haji Sukolilo dan mulai pemberangkatan dari tanah air ke Madinah pada 7 Juli,” pungkas Emy. (*)

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia