Senin, 22 Jul 2019
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

998 CJH Jombang Berangkat Tahun ini, Pelunasan Ongkos Tunggu Keppres

17 Februari 2019, 13: 11: 06 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Ilustrasi; Persiapan pemberangkatan jamaah haji Kabupaten Jombang tahun lalu.

Ilustrasi; Persiapan pemberangkatan jamaah haji Kabupaten Jombang tahun lalu. (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Jumlah calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Jombang yang berangkat ke Tanah Suci Makkah tahun ini   menurun dibandingkan tahun lalu. Pada 2018, jumlah CJH mencapai 1.117, tahun ini 998 orang dengan 32 diantaranya terdaftar sebagai cadangan.

Ini disampaikan Emy Chulaimi Kasi Haji Kemenag Jombang, kemarin. “Jumlah CJH yang berangkat sebanyak 998. Serta ada 32 cadangan dan porsi dinamis terus,” Emy.

Emy mengakui, secara perbandingan  tahun ini terjadi penurunan jumlah jamaah. Jumlah ini yang sudah terdaftar dalam porsi haji tahun ini. ”Memang tahun ini segitu saja,” beber dia.

Kendati jumlah jamaah haji sudah ditentukan, namun para jamaah hingga pertengahan Februari kini belum dapat melakukan pelunasan ongkos haji. Ini setelah aturan dari pemerintah terkait besaran biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) belum diturunkan Presiden.

Pihaknya menunggu hingga awal Maret nanti. ”Keppres tentang biaya haji baru turun  kalau tidak akhir Februari ya awal Maret,” terangnya kepada wartawan koran ini.

Begitupula ditanya terkait besaran ongkos ibadah haji yang harus dilunasi para jamaah, Emy menyebut, ketentuan besaran BPIH maupun jadwal pelunasan diatur dalam keppres. ”Tentang biaya haji ada kenaikan atau tidak,  kita masih menunggu keppresnya,” tegas Emy.

Dijelaskan, BPIH merupakan ongkos seluruh kegiatan ibadah haji dimulai dari CJH masuk asrama Haji Sukolilo Surabaya sampai ongkos pesawat terbang Saudi Arabia Airlines pulang-pergi (PP). Hingga kebutuhan di tanah suci Makkah dan Madinah mulai dari sewa hotel, konsumsi selama 41 hari dan lain sebagainya.

”Kalau tahun 2018, pelunasan biaya haji embarkasi Surabaya adalah Rp 36 juta untuk jamaah dan Rp 63 untuk TPHD. Tahun ini kita menunggu keppresnya,” pungkasnya. (*)

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia