Selasa, 19 Nov 2019
radarjombang
icon featured
Hukum

Siswi SMP Diperkosa Anak Jalanan, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Buron

15 Februari 2019, 10: 51: 26 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Ilustrasi; perkosaan

Ilustrasi; perkosaan (Istimewa)

Share this      

JOMBANG - Nasib nahas dialami R, 14, remaja asal Kecamatan Diwek. Pelajar yang masih duduk di bangku SMP ini menjadi korban pemerkosaan kawanan anjal (anak jalanan) di Desa Sentul, Kecamatan Tembelang. Akibatnya korban mengalami trauma berat.

“Kita masih perlu mendalami keterangan korban. Saat ini kondisinya masih trauma berat,” terang Kasatreskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu (13/2) kemarin.

Kejadian bermula Senin (11/2) sekitar pukul 16.00, korban diajak keluar bersama HN, temannya ke wilayah Ploso. Di tengah perjalanan,   tepatnya di wilayah Desa Sentul, Kecamatan Tembelang, HN mengajak korban menghampiri tiga temannya di salah satu rumah kosong.

Masing-masing, UD (buron), AN, 17, asal Desa Sidokaton, Kecamatan Kudu  dan IL, 17, asal Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben. Rupanya, kawanan ini tengah merencanakan pesta lem (menghirup lem Rajawali). Tak lama, mereka pun secara bergantian menghirup aroma lem rajawali.

“Efeknya memang seperti mengkosumsi narkoba. Pemakainya bisa merasakan halusinasi,” bebernya. Di tengah asyik pesta lem, kawanan anjal ini mulai bertindak nekat memaksa korban menikmati pesta lem. Meski sempat menolak, korban pun akhirnya pasrah larut dalam pesta lem.

Tak lama, korban pun mulai merasakan kepalanya berat hingga tak sadarkan diri. Mengetahui korban sudah teler. Sekitar pukul 19.30,  tiga pelaku, UD, IL dan AN mulai menjalankan aksinya. ”IL dan AN memegangi kaki korban, sementara UD menyetubuhi korban,” bebernya.

Beruntung aksi tersebut berhasil dipergoki warga. Para pelaku pun berhasil kabur dari kepungan warga. Warga pun segera menghubungi Polsek Tembelang dilanjutkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jombang.

”Begitu dapat laporan korban. Langsung kita lakukan visum. Beberapa saksi dan barang bukti berhasil kita amankan,” bebernya. Usai mendengarkan keterangan korban dan para saksi, polisi segera melacak keberadaan tiga kawanan anjal ini. Upaya petugas membuahkan hasil.

Selasa (12/2) sekitar pukul 10.00, petugas mendapat informasi keberadaan dua pelaku IL dan AN terlihat muncul di wilayah Babat, Kabupaten Lamongan. Petugas pun segera meluncur ke lokasi. Sekitar pukul 23.00, keduanya berhasil ditangkap. ”Kita masih berusaha memburu UD, masih DPO (daftar pencarian orang),” ujar Pratas. (*)

(jo/naz/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia