Senin, 17 Jun 2019
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

Perbaikan Akses Jalan Wisata Sekelip Belum Masuk Anggaran 2019

11 Februari 2019, 16: 05: 28 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Akses jalan menuju Air terjun Sekelip ini bertahun tahun rusak berat.

Akses jalan menuju Air terjun Sekelip ini bertahun tahun rusak berat. (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

JOMBANG – Pengunjung yang ingin berwisata ke Air Terjun Sekelip di Dusun Gentaru, Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang harus lebih bersabar. Pasalnya, tahun ini rencana perbaikan jalan yang dilakukan Dinas Perumahan dan Permukian belum masuk anggaran.

Kepala Dinas Perkim Heru Widjajanto menerangkan, untuk akses jalan wisata kini memang ditangani pihaknya. Namun untuk titik menuju Air Terjun Sakelip belum dianggarkan. ”Kalau titik itu belum ada,” ujarnya.

Di 2019 ini, kata Heru pihaknya masih fokus penataaan kawasan perkotaan dan kawasan khusus yang belum ditangani pada 2018. Contohnya, jembatan di Desa Jipurapah, Kecamatan Plandaan. ”Namun Insyaallah nanti kami coba lihat di DAK atau PAK,” tambahnya.

Namun Heru mengaku bakal segera meninjau ke lokasi yang dimaksud, untuk mengetahui estimasi anggaran yang dibutuhkan. ”Yang jelas, akan kami tinjau dulu,” papar dia.

Dia menambahkan, sejak adanya perubahan penataan struktur organisasi, kini tupoksi Dinas Perkim juga berubah. Jika sebelumnya pihaknya menangani jalan poros desa maupun penghubung antar desa kini ditangani Dinas PUPR.

”Jadi kami menangani tiga hal, pertama jalan kawasan pedesaan, kedua penanganan kawasan kumuh daerah perkotaan maupun kecamatan, dan ketiga jalan kawasan khusus strategis yang sifatnya untuk meningkatkan ekonomi wilayah, pemberdayaan masyarakat termasuk jalan wisata,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, wisata air terjun Sakelip yang terletak di Dusun Gentaru, Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang hampir tak bisa dilewati saat musim hujan seperti ini. Kondisinya rusak parah lantaran aspal mengelupas seperti jalan makadam.

Kondisi ini membuat lokasi wisata ini sepi pengunjung. Pantauan di lokasi kemarin, masih terpasang papan petunjuk jalan dari gapura Dusun Gentaru. Dari informasi di papan tersebut, jarak jalan raya menuju lokasi air terjun 3 kilometer, namun ketika menuju lokasi kondisi jalan sudah rusak parah.

Sepanjang jalan lingkungan tersebut tidak hanya berlubang, aspal sudah mengelupas. ”Aksesnya sulit, jalannya sudah dua tahun ini rusak parah,” ujar Mariah, 50, warga setempat. (*)

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia