Kamis, 21 Feb 2019
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Tak Ada Bus Masuk, Terminal Kepuhsari Jombang Mati Suri

10 Februari 2019, 15: 43: 37 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Terminal Kepuhsari saat ini dalam kondisi sepi, sejumlah bangunan fisik terminal juga sudah mengalami kerusakan.

Terminal Kepuhsari saat ini dalam kondisi sepi, sejumlah bangunan fisik terminal juga sudah mengalami kerusakan. (Ainul Hafidz/Jawa Pos Radar Jombang)

JOMBANG – Tak berbeda jauh dengan kondisi sub terminal yang sepi, kondisi Terminal Kepuhsari Jombang juga sama. Hingga sekarang keberadaan terminal makin ditinggal dan akhirnya mati suri. Bus tak lagi masuk ke dalam terminal. Akibatnya, jumlah penumpang menurun drastis dan semakin berkurang.

Imam Sudjianto Kepala Dishub Kabupaten Jombang mengakui, banyaknya bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) maupun AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) tak lagi masuk ke terminal. Kondisi ini berdampak pada aktivitas baik di sekitar maupun dalam terminal. 

“Ini tadi (kemarin) kabid dalop (pengendalian dan operasi) sudah saya minta melakukan operasi. Walaupun belum diserahkan secara formal, akan tetapi tetap kita laksanakan,” katanya.

Tujuannya, kata Imam, agar bus yang melintasi Jombang masuk ke dalam terminal seperti dulu. Direncanakan, untuk pelaksanaan akan dilakukan dalam waktu dekat, atau paling lambat minggu depan.

“Insya Allah minggu depan bus itu akan masuk, atau Senin nanti kita laksanakan operasi supaya semua masuk,” sambung dia. Kendati semua bus akan masuk ke terminal, lanjut Imam, tetap tidak ada penarikan TPR.

Hal itu dilakukan untuk mengembalikan aktivitas di dalam terminal agar bisa seperti sebelumnya. “Jadi bisa seperti dulu, semua bus masuk, tapi kita tidak menarik retribusi,” bebernya. 

Termasuk rencana barter dengan uji kendaraan bermotor milik Pemprov Jatim menurut Imam, belum dilaksanakan sampai sekarang. Bahkan belum ada penyerahan secara resmi.

Hingga saat ini status terminal masih menjadi aset Pemkab Jombang. “Úntuk saat ini masih tetap ikut kabupaten, belum ada serah terima secara resmi,” tutur dia. 

Sebelumnya pengelolaan Terminal Kepuhsari masih menjadi tarik ulur dengan Pemprov Jatim, dan sekarang ini masih menjadi aset Pemkab Jombang. “Sekarang masih tipe B, karena belum ada serah terima,” pungkas Imam.

Seperti diberitakan sebelumnya, kondisi sub Terminal Mojoagung dan sub Terminal Ngoro mengalami nasib yang sama, sangat tidak terawat. Bahkan tidak ada satu pun lyn maupun bus yang masuk ke dalam terminal tersebut.

Beberapa bangunan di dalam terminal sangat banyak coretan. Tak sedikit juga pembatas jalan yang terlihat sudah retak-retak dan rusak. Selain itu, rumput liar tumbuh sangat subur menandakan sub terminal terlihat tak berpenghuni. (*)

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia