Senin, 17 Jun 2019
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

Lanjutan Proyek Pariterong Masih Gelap, Pemkab Tunggu BBWS Brantas

10 Februari 2019, 15: 38: 09 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Proyek saluran irigasi Pariterong (Papar-Turi-Peteronga) milik Balai Besar Wilayah Sungai Brantas yang masih belum selesai.

Proyek saluran irigasi Pariterong (Papar-Turi-Peteronga) milik Balai Besar Wilayah Sungai Brantas yang masih belum selesai. (Ainul Hafidz/Jawa Pos Radar Jombang)

JOMBANG – Lanjutan proyek irigasi Pariterong (Papar-Turi-Peterongan) milik BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Brantas masih belum jelas. Hingga saat ini pemkab belum menerima informasi lebih lanjut terkait lanjutan proyek itu.

Hari Oetomo Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jombang melalui Imam Bustomi, Kabid SDA (Sumber Daya Air) menerangkan, untuk kegiatan fisik lanjutan  belum ada perkembangan lebih lanjut. “Sampai sekarang belum ada informasi,” kata Bustomi. 

Dikatakan, penyebab belum jelas kelanjutannya, karena masih menunggu proses pembebasan lahan rampung terlebih dahulu. Saat ini masih ada lahan yang belum dibebaskan. 

Informasi terakhir, untuk 2019 diperkirakan akan dilakukan appraisal tanah yang akan dibebaskan. “Data terakhir yang kita terima sementara masih nunggu appraisal lagi. Panjangnya sudah ada, akan tetapi ada yang belum bebas,” imbuh dia. 

Untuk itu, dia belum bisa memastikan apakah tahun ini proyek pemerintah pusat itu, kapan dilanjutkan lagi. “Pertemuan terakhir kemarin akan ada appraisal lagi,” sambung Bustomi. 

Karena proyek pusat lanjut dia, sementara pihaknya menunggu kabar lebih lanjut dari BBWS Brantas. Mengingat untuk proyek itu, pemkab hanya dilibatkan saat dilakukan pembebasan lahan. 

Seperti diketahui, proyek Pariterong sebelumnya mangkrak lama. Pembanguan kemudian dilanjutkan pada 2018 lalu.

Proyek dengan nama Peningkatan Jaringan Irigasi Peterongan di Mrican Kanan Jombang, didanai APBN Rp 14,3 miliar melalui Kementerian PUPR Proyek Kementerian PUPR Dirjen Sumber Daya Air dengan Satker BBWS Brantas. Sayang pada proyek itu di beberapa persimpangan dengan jalan belum dibangun jembatan. (*)

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia