Kamis, 21 Feb 2019
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Proyek Jembatan dan Jalan Ruas Kedungjati-Tondowulan Gagal Rampung

10 Februari 2019, 15: 24: 55 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kondisi jembatan Kedungjati yang masih belum rampung hingga pergantian tahun.

Kondisi jembatan Kedungjati yang masih belum rampung hingga pergantian tahun. (FOTO: NASIKHUDDIN/JAWA POS RADAR JOMBANG)

JOMBANG – Proyek peningkatan jalan ruas Desa Kedungjati, Kecamatan kabuh, dan Desa Tondowulan, Kecamatan Plandaan, senilai Rp 729,309 juta hingga kini masih menyisakan persoalan. Pasalnya, CV Pilar Junggo, selaku pelaksana proyek tidak mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.

”Pekerjaannya mangkrak mas, informasinya CV sudah diputus kontrak,” terang Subur, salah satu warga Kedungjati, Kecamatan Kabuh, kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Warga yang tinggal tak jauh dari lokasi proyek mengaku tidak ingat pasti dimulainya proyek, namun sampai dengan akhir tahun dirinya memastikan pekerjaan masih berlangsung. ”Mulainya saya tidak ingat. Ingat saya sampai 31 Desember masih ada aktivitas pekerjaan,” bebernya.

Pantauan di lokasi, sampai dengan akhir Januari lalu, bangunan deker belum tuntas dikerjakan. Nampak, di beberapa bagian kontruksi deker pekerjaannya masih terbengkalai.

Selain itu, pelaksanaan pembangunan rigid beton juga masih menyisakan persoalan lantaran di masing-masing sisinya belum dilakukan pengurukan, sehingga cukup membahayakan pengguna jalan.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Jombang Heru Widjajanto membenarkan terkait gagalnya proyek peningkatan jalan Kedungjati-Tondowulan.

”Laporan dari teman-teman, proyek peningkatan jalan tersebut sudah putus kontrak 2018 lalu. tidak hanya putus kontrak, terhadap kontraktornya sudah di-blacklist,” terangnya.

Disinggung terkait kelanjutan proyek, disebutnya menjadi wewenang Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang). ”Informasinya, tahun ini akan dituntaskan dinas PUPR karena perubahan perda kelembagaan kemarin tupoksi dialihkan ke PUPR,” singkat Heru. 

Data yang dihimpun, proyek peningkatan jalan dianggarkan di APBD 2018 dengan nilai pagu paket sebesar Rp 810,100 juta. Dalam proses lelang, CV Pilar Junggo muncul sebagai pemenang dengan harga penawaran sebesar Rp 729,309 juta. Adapun sebagai sebagai konsultan pengawas CV Firda Konsultan. (*)

(jo/naz/mar/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia