Senin, 17 Jun 2019
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

Reaktivasi Jembatan Timbang Mojoagung Masih Belum Jelas

10 Februari 2019, 15: 20: 48 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Jembatan Timbang Mojoagung yang sudah mengalami kerusakan bangunan karena lama menganggur.

Jembatan Timbang Mojoagung yang sudah mengalami kerusakan bangunan karena lama menganggur.

JOMBANG – Penutupan Jembatan Timbang Mojoagung, Kabupaten Jombang bakal lebih lama. Menyusul  tak masuk dalam daftar jembatan timbang yang akan kembali diaktifkan.

Kepala BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat) Jatim, Hanura Kelana Iriano, mengungkapkan, sebelumnya sudah ada surat yang dikeluarkan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, terkait dibukanya kembali jembatan timbang. Di Jawa Timur ada 10 jembatan timbang. 

“Jadi sesuai SK Dirjen Perhubungan Darat itu kita harus membuka lagi 10 jembatan timbang. Menyebar mulai di Trosobo (Sidoarjo), kemudian Trowulan, Nganjuk, Pojok (Tulungagung), Singosari (Malang), Watudodol dan Kalibaru (Banyuwangi),” kata Hanura. 

Akan tetapi dibukanya jembatan itu masih belum bisa dilaksanakan. Ini terjadi lantaran terkendala dengan SDM.

“Kendalanya sampai saat ini kita belum bisa merekrut pegawai baru PPNPN (Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri). Karena ada edaran dari KemenPAN-RB. Sekarang sambil menunggu itu,” imbuh dia.

Mengacu daftar, jembatan timbang Mojoagung tak masuk dalam 10 jembatan tersebut. Sehingga bisa saja diprediksi nantinya tidak akan difungsikan.

“Memang kayaknya tidak akan kita buka. Karena arus yang masuk ke timur itu sudah ada di Trosobo. Lalu dari sisi timur ke barat sudah ada Trowulan, sedangkan dari Kediri ke Jombang sudah ada di Nganjuk,” sebut dia. 

Meski begitu, menurut Hanura sampai sekarang tetap menunggu adanya perkembangan lebih lanjut.

“Sekarang masih menunggu, begitu nanti sudah oke maka kita rekrut. Lalu nanti kita beri pelatihan dan kita komparasikan dengan teman-teman lain yang sekarang dinas  operasional,” beber Hanura.

Lebih lanjut dia menyebutkan di Jawa Timur untuk saat ini ada empat jembatan timbang yang beroperasi. Masing-masing menyebar di beberapa kabupaten/kota.

“Mewakili di Jatim itu sekarang ada empat jembatan yang operasi di masing-masing koridor yakni utara, selatan, timur, kanan-kiri,” pungkas Hanura. (*)

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia