Kamis, 21 Feb 2019
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

Cuaca Ekstrim, Banjir dan Angin Masih Mengintai Wilayah Jombang

07 Februari 2019, 08: 52: 26 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Awan mendung yang menyelimuti wilayah Kabupaten Jombang beberapa hari terakhir.

Awan mendung yang menyelimuti wilayah Kabupaten Jombang beberapa hari terakhir. (Ainul Hafidz/Jawa Pos Radar Jombang)

JOMBANG – Cuaca di Jombang dan sekitarnya sejak beberapa hari terakhir sering mendung hingga hujan deras. Diprediksi, cuaca buruk ini akan terjadi hingga pertengahan Februari nanti. Selain hujan deras, potensi angin kencang juga mungkin terjadi. 

Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Jombang, Abdul Wahab, melalui Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Gunadi menerangkan, Januari hingga Februari intensitas hujan yang turun di Jombang tidak terlalu tinggi. “Akan tetai hujan sangat merata dan besar-besarnya hujan,” katanya. 

Terutama hujan akan terjadi di wilayah Bareng dan Wonosalam. Menurut Gunadi, ketika dua wilayah itu turun hujan deras berpotensi terjadi banjir di wilayah Mojoagung dan sekitar. Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, meski air Kali Gunting tak sampai meluap hingga permukiman warga, namun air sempat menggenangi jalan. 

“Apalagi kalau hujan tidak tinggi, tapi terus menerus juga perlu diwaspadai banjir dan longsor,” tutur dia. Untuk itu, semua masyarakat diimbau tetap waspada. “Perbedaan suhu dan perubahan cuacara yang ekstrim tentu saja mengharuskan masyarakat untuk tetap siaga,” imbuh Gunadi.

Potensi angin kencang juga diprediksi masih terjadi di bulan-bulan ini. “Munculnya angin kencang dan puting beliung masih memungkinkan dan masih ada. Hal ini dibuktikan dengan perbedaan suhu cuaca antar daerah di Jombang yang berbeda,” urai dia. 

Meski demikian, dia tetap berharap Jombang semua wilayah aman dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Memang Februari intensitas hujan sudah mulai berkurang. Masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan. Mudah-mudahan di Jombang aman terkendali dari musibah dan bencana,” pungkasnya. (*)

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia