Kamis, 21 Feb 2019
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

Tak Rampung Dikerjakan, Jembatan Kedunglumpang Tetap Dilintasi Warga

06 Februari 2019, 06: 51: 05 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kondisi jembatan di Desa Kedunglumpang, Kecamatan Mojoagung, yang tak selesai dibangun.

Kondisi jembatan di Desa Kedunglumpang, Kecamatan Mojoagung, yang tak selesai dibangun. (Ainul Hafidz/Jawa Pos Radar Jombang)

JOMBANG – Jembatan Desa Kedunglumpang, Kecamatan Mojoagung, yang gagal dituntaskan, terpaksa tetap dilintasi oleh warga. Tak selesainya proyek Rp 1 miliar itu membuat jembatan tidak utuh. 

Pengamatan Jawa Pos Radar Jombang, terlihat pembatas jembatan (leneng) dari bambu yang dirangkai sedemikian rupa. Termasuk landasan (opritan) yang belum kelar, sementara menggunakan tanah urug dan sisa material proyek.

“Memang belum selesai tapi akhir Januari sudah dibuka,” kata Sutaman salah seorang warga. Jembatan alternatif yang lokasinya tak jauh kata dia sudah tidak difungsikan.

“Karena dibuka lagi sekarang lewat sini,” imbuh dia. Meski sudah dilintasi, warga tetap cemas kala melewati jembatan itu. Alasannya, karena jembatan belum sepenuhnya selesai.

“Sampai sekarang masih gantian, semisal ada dua sepeda motor, satunya ngalah,” beber dia. Terlebih sebagian juga masih ditutup menggunakan papan sisa material proyek. “Masih seperti jembatan yang lama, lewatnya gantian,” tutur Sutaman.

Sementara Kepala Bappeda Kabupaten Jombang Eksan Gunajati mengungkapkan, untuk Jembatan Kedunglumpang yang gagal dibangun seperti kantor Kecamatan Tembelang direncanakan akan dilanjutkan kembali.

Hanya saja, untuk saat ini masih dalam tahap perhitungan. “Di Kedunglumpang sudah dihitung, nanti tetap dari Inspektorat bersama dengan tim harus turun. Artinya harus ada perhitungan dulu,” kata Eksan. 

Dia kemudian mencontohkan rencana melanjutkan dua proyek kantor kecamatan di Tembelang dan Sumobito. “Di Sumobito itu kan ada hitungan dengan rekanan yang lama. Perbedaannya kalau harus urut semua, mulai proses perhitungan sampai selesai berarti nanti di-PAK,” imbuh dia.

Karena saat ini masih dalam penghitungan, Eksan belum mengetahui persis seperti apa kelanjutan pembangunan jembatan itu. “Secara teknis belum, cuma memang nanti dianggarkan kembali,” pungkas Eksan. (*)

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia