Kamis, 21 Feb 2019
radarjombang
icon featured
Hukum

Edarkan Pil Koplo, Oknum PNS Pemkab Mojokerto Tertangkap di Jombang

05 Februari 2019, 15: 31: 55 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Nanang Prasetyo, 32, warga asal jalan Pesantren, Dusun/Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan,  Kabupaten Mojokerto diamankan polisi

Nanang Prasetyo, 32, warga asal jalan Pesantren, Dusun/Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto diamankan polisi (Istimewa)

JOMBANG – Nanang Prasetyo, 32, warga asal jalan Pesantren, Dusun/Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan,  Kabupaten Mojokerto diamankan polisi. Pria berstatus PNS di salah satu SKPD lingkup Pemkab Mojokerto ini terlibat dalam peredaran pil koplo. Polisi mengamankan barang bukti puluhan butir pil koplo.

”Terhadap pelaku NP, sudah kita amankan. Masih kita dalami pemeriksaan,” beber Kapolsek Mojoagung Kompol Khairuddin, kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin.

Penangkapan pelaku bermula informasi warga dugaan jaringan peredaran pil koplo yang beroperasi di area wisata religi Mbah Sayid Sulaiman, Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung. 

Sebagai tindaklanjut petugas melakukan penyelidikan. Tepatnya Minggu (3/2) siang, sekira pukul 14.00 WIB, petugas mendapat informasi keberadaan pria mencurigakan di salah satu warung kopi, di sekitar area makam.

Petugas segera meluncur ke lokasi sambil melakukan pengintaian gerak-gerik buruannya. Sekitar setengah jam kemudian, petugas mendapati gelagat mencurigakan yang ditunjukkan Yul, (inisial, saksi). Petugas pun segera melakukan penyergapan.

Benar saja, saat digeledah, polisi mendapati lintingan grenjeng dari salah satu saku jaket saksi. ”Ternyata isinya paket pil koplo, jumlahnya ada sepuluh butir,” bebernya. Petugas pun segera mencecarnya dan diakui barang tersebut didapat dari Nanang Prasetyo.

Karena posisinya sudah terkepung, pelaku pun tak bisa berkutik. Setelah dilakukan penggeledahan, polisi kembali menemukan lintingan kertas rokok berisi pil koplo. ”Total kita amankan sebanyak 20 butir pil, termasuk HP milik pelaku kita sita sebagai barang bukti,” bebernya.

Selanjutnya keduanya digiring ke Mapolsek Mojoagung guna proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, petugas kebersihan salah satu sekolah tingkat SMP di Trowulan ini dijerat pasal 196 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan. (*)

(jo/naz/mar/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia