Senin, 17 Jun 2019
radarjombang
icon featured
Hukum

Empat Anggota Komplotan Blandong di Hutan Wonosalam Ditangkap Polisi

04 Februari 2019, 07: 36: 27 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Barang bukti kayu hutan milik Perhutani yang dicuri di wilayah Dusun Babatan, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam.

Barang bukti kayu hutan milik Perhutani yang dicuri di wilayah Dusun Babatan, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam. (Istimewa)

JOMBANG – Empat  anggota komplotan pencurian kayu hutan milik Perhutani di wilayah Dusun Babatan, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam berhasil ditangkap polisi. Selain mengamankan para pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti puluhan batang kayu jati berbagai ukuran.

Empat pelaku diantaranya, Siswanto, 28, dan Yasir, 48, warga Dusun Babatan, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam. Adapun dua pelaku lainnya, Suwito, 41, warga Dusun Jlaprang, Desa Kedunglumpang, Kecamatan Mojoagung dan Bawiono, 34, warga Dusun/Desa Catak Gayam, Kecamatan Mojowarno.

”Keempat pelaku berhasil kita amankan, berikut barang bukti puluhan balok kayu jati hasil curian kita sita. Masih kita dalami pemeriksaan,” beber Kapolsek Wonosalam AKP Luwi Nurwibowo, kemarin.

Penangkapan komplotan pencuri kayu hutan bermula informasi warga. Tepatnya Sabtu (2/2) malam, warga mendengar aktivitas penebangan kayu hutan di wilayah Dusun Babatan, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam. ”Kebetulan TKP tidak terlalu jauh dari jalan,” bebernya.

Curiga ada yang tidak beres, warga pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wonosalam. Sebagai tindaklanjut, sejumlah petugas segera bergerak menuju lokasi. Tak ingin buruannya kabur, petugas melakukan pengintaian dari jauh dan melakukan pengepungan.

Perlahan sejumlah petugas mulai mendekat. Tepatnya pukul Minggu (3/2) dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB, sejumlah petugas yang sudah siaga segera melakukan penyergapan. Aksi petugas yang tiba-tiba membuat para pelaku tak bisa berkutik.

Karena posisinya sudah terkepung, keempatnya pun hanya bisa pasrah. Dari penelusuran di lokasi, polisi menemukan sekitar 21 batang kayu jati dalam bentuk potongan balok.

Selanjutnya para pelaku dan barang bukti hasil curian dibawa petugas ke Mapolsek Wonosalam guna menjalani pemeriksaan. Atas perbuatannya, melakukan tindak pidana pembalakan liar (illegal logging), dijerat pasal 82 (1) huruf c jo pasal 12 huruf c UU RI nomor 18 tahun 2013. (*)

(jo/naz/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia