Senin, 26 Aug 2019
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Pohon Pisang Setinggi Tiga Meter ‘Tumbuh’ di Jalan Nasional Trans Jawa

29 Januari 2019, 10: 54: 17 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kondisi ruas jalan nasional di sepanjang Jl Basuki Rahmad banyak yang berlubang. Salah satunya tumbuh pohon pisang setinggi 3 meter kemarin.

Kondisi ruas jalan nasional di sepanjang Jl Basuki Rahmad banyak yang berlubang. Salah satunya tumbuh pohon pisang setinggi 3 meter kemarin. (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG - Sebuah pohon pisang setinggi tiga meter muncul di Jalan Basuki Rahmad, Jombang, kemarin (28/1). Pohon ini diduga sengaja ditanam warga yang kecewa dengan adanya lubang yang tak kunjung diperbaiki.

Pantauan di lokasi, sampai pukul 07.00 WIB pohon pisang tersebut ‘tumbuh’ di tengah tengah jalan. Di bawah pohon terdapat lubang yang cukup lebar, kurang lebih satu meter dengan kedalaman hampir 20 sentimeter. Warga juga menempeli pohon pisang tersebut dengan tulisan yang isinya ‘ndang didandani’ (segera diperbaiki).

Jalan Basuki Rahmad memang salah satu ruas jalan nasional trans Jawa di wilayah Jombang, yang menghubungkan Surabaya hingga Madiun. Selain lubang di jalan cukup lebar, besarnya pohon pisang yang ditanam juga membuat pandangan pengendara terhalau. “Kondisi jalan menuju Ngrandu, Perak ini memang banyak yang berlubang,” ujar Mahruf, sopir truk asal Pare, Kediri, di lokasi.

Ia menambahkan, mulai dari arah masuk Jombang hingga pertigaan Ngrandu, kondisi jalan banyak yang rusak. Saking banyaknya jalan berlubang, as kendaraan roda empat banyak yang mengalami patah. “Sering patah. Karena kalau lagi muat, terus kena jalan lubang itu membuat tekanan di bagian as truk,” papar dia.

Hal itu dinilai sangat merugikan, apalagi di jalur tersebut juga sering terjadi kecelakaan tunggal. “Jika yang kena lubang adalah mobil paling hanya goyang saja. Tapi kalau kendaraan roda dua bisa jatuh karena kehilangan keseimbangan,” jelas dia.

Dia pun berharap pemerintah melalui dinas terkait segera melakukan perbaikan. Sebab jika tidak segera ditangani akan menambah jumlah korban akibat jalan lubang. Apalagi, musim hujan seperti ini membuat jalan berlubang makin parah. “Ya harapannya segera diperbaiki. Kasihan kalau ada korban lagi,” papar dia.

Terpisah, Kanit Turjawali Satlantas Polres Jombang Iptu Mulyani membenarkan ada lubang yang ditanami pisang di ruas Jalan Basuki Rahmad. Usai meninjau lokasi, pihaknya meminta pihak terkait segera melakukan perbaikan. “Untuk sementara sudah ditambal pakai aspal dingin, selanjutnya kami minta dilakukan perbaikan agar tidak membahayakan pengendara,” papar dia. (*)

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia