Kamis, 19 Sep 2019
radarjombang
icon featured
Events

Ahmad Rifai Pengacara Kondang Bersama Istri Hibur Ribuan Abang Becak

Beri Santunan, Salawatan, dan Umrah Gratis

22 Januari 2019, 16: 31: 06 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Pengacara Ahmad Rifai (tengah berkaos hitam) dan istri foto bersama 10 abang becak pemenang umrah gratis.

Pengacara Ahmad Rifai (tengah berkaos hitam) dan istri foto bersama 10 abang becak pemenang umrah gratis. (Istimewa)

Share this      

JOMBANG – Ribuan abang becak di Jombang dan sekitarnya, Minggu (20/1) kemarin dimanjakan Ahmad Rifai bersama keluarga tercinta. Para tukang becak yang selama ini bekerj tak kenal lelah dari pagi hingga malam hari, menikmati hiburan gratis. Mulai dari musik religi, pengajian umum yang disampaikan KH Anwar Zahid dari Bojonegoro, salawatan bersama Habib Anis Syahab hingga undian berhadiah sepeda motor dan umrah untuk 10 orang.

Sejak pagi, ribuan abang becak memenuhi rumah Ahmad Rifai di Desa Mojokrapak. Mereka berbondong-bondong dengan suasana senang dan riang gembira. Iringan musik di panggung menambah suasana indah untuk mengibur mereka. Ahmad Rifai didampingi istri tercinta, Dedek Sutimi dalam sambutannya mengaku sangat terharu dan bahagia melihat keceriaan abang becak yang datang.

“Sengaja kami datang dari Jakarta bersama keluarga tercinta dan kru lengkap untuk sama-sama berbagi kebahagiaan bersama abang becak. Mereka ikhlas dan sabar melakukan pekerjaan mulia. Saya dulu waktu masih pelajar sering gunakan jasa tukang becak. Alhamdulillah hari ini kami berbagi kebahagiaan bersama bapak-bapak. Kami doakan semuanya diberi kesehatan oleh Allah SWT. Istri dan anaknya diberi kesehatan dan kelak anak-anaknya menjadi anak soleh, cerdas ada yang jadi dokter, pengacara, menteri, pilot dan lain sebagainya, berguna bagi agama Nusa dan Bangsa,” ungkapnya.

Habib Anis Syahab didampingi Ahmad Rifai dan KH Anwar Zahid saat menggelar shalawatan bersama.

Habib Anis Syahab didampingi Ahmad Rifai dan KH Anwar Zahid saat menggelar shalawatan bersama. (istimewa)

KH.Anwar Zahid dalam tausiahnya mengatakan hal sama. ”Alhamdulillah saya senang bisa mengaji di rumah Bapak Ahmad Rifai. Apalagi jamaah kali ini semua tukang becak. Pekerjaan bapak-bapak ini disukai Rasul. Insya Allah bapak-bapak akan masuk surga duluan karena keihlasan bekerja demi istri dan masa depan anak-anak,” tegasnya.

Sementara itu dalam acara santunan itu para abang becak dimanjakan Rifai. Selain dihibur artis dangdut, juga ada undian khusus abang becak. Hadiah menggiurkan, mulai uang tunai Rp 1 juta - Rp 1,5 juta untuk 5 pemenang, motor matic hingga umrah gratis untuk 10 orang. Di akhir acara, tak lupa dilakukan potong tumpeng sebagai tanda lahir Yayasan Abang Becak Madzkur Al Amin yang salah satu programnya pemberian beasiswa kepada putra-putri abang becak berprestasi.

Supaidi, salah satu abang becak yang mengikuti acara mengaku bahagia dan terharu dengan Bapak Rifai. “Kami semua tukang becak entah berapa ribu orang ini semua disantuni, diberi makan, dihibur, bahkan dikasih hadiah umrah untuk 10 orang. Ya Allah terima kasih atas berkah yang kami terima melalui Pak Rifai, terimakasih Pak Rifai dan terimakasih kepada semuanya,” pungkasnya.

Peresmian Musala Madzkur Al Amin ke-28

SETELAH santunan, Ahmad Rifai bersama tim menuju Desa Kedungotok untuk melakukan pengguntingan pita sebagai tanda diresmikannya musala Madzkur Al Amin ke-28. Walau diguyur hujan deras, namun tak menyurutkan keluarga besar Ahmad Rifai bersama kepala desa dan warga menyaksikan peresmian musala tersebut. Bahkan tidak ada satu jamaah pun yang meninggalkan lokasi.

”Alhamdulillah musala Madzkur al Amin ke-28 sudah selesai pembangunannya. Hari ini kami bersama semua perangkat desa serta jamaah meresmikan. Ini sesuatu yang sangat mulia dan terharu. Monggo musala ini bapak ibu pergunakan dengan baik sebagaimana mestinya. Ramaikan dengan salat berjamaah dengan syiar yang bisa membawa semuanya menuju lebih baik. Saya yakin bapak ibu semua suka kebaikan, menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya,” tegasnya.

Saat itu juga Rifai menanyakan kesanggupan para jamaah, semua menjawab kompak. Setelah sambutan tak lupa dilakukan pemotongan pita dan tumpeng yang dilakukan kepala desa bersama Rifai dan partner sebagai tanda diresmikannya musala Madzkur al Amin ke-28. (adv)

(jo/ali/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia