Jumat, 19 Apr 2019
radarjombang
icon featured
Olahraga

Kabupaten Jombang Juara Umum di Kejuaraan Sepatu Roda se Jawa-Bali

21 Januari 2019, 15: 08: 21 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Tim sepatu roda Kabupaten Jombang saat mengikuti Kejuaraan Sepatu Roda se Jawa-Bali di Kabupaten Banyuwangi

Tim sepatu roda Kabupaten Jombang saat mengikuti Kejuaraan Sepatu Roda se Jawa-Bali di Kabupaten Banyuwangi (Istimewa)

JOMBANG – Kabar menggembirakan datang dari tim sepatu roda Kabupaten Jombang, yang mengikuti Kejuaraan Sepatu Roda se Jawa-Bali di Kabupaten Banyuwangi sejak Sabtu (19/1) hingga kemarin (20/1). Dalam kejuaraan ini, tim sepatu roda Kabupaten Jombang menjadi juara umum dengan raihan lima medali emas, dua medali perak, dan empat medali perunggu.

Hasil ini direspons Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kabupaten Jombang dengan sangat positif. “Prestasi ini setimpal dengan usaha para atlet. Karena saat liburan kemarin, semua melakukan latihan dengan maksimal untuk mempersiapkan diri ikut kejuaraan ini,” ungkap Ketua Porserosi Jombang Sutrisno, kemarin.

Ia menilai, pemusatan latihan yang diikuti para atlet sepatu roda selama sebulan terakhir memang cukup berat. “Anak-anak betul-betul maksimal di kejuaraan ini. Atlet lawan yang lebih diunggulkan meraih medali emas, malah berhasil dikalahkan. Sehingga kita bisa menjadi juara umum,” lanjutnya.

Sutrisno menambahkan, juara umum sebenarnya bukan target utama. Hanya saja ia berharap jika atlet roda bisa bermain maksimal di kejuaraan ini, pengalaman bertanding sebelum mengikuti Porprov 2019 akan banyak didapat. “Selain itu juga untuk mengasah mental di kejuaraan antar provinsi,” imbuhnya.

Kabupaten Jombang sendiri hanya mengirim tujuh atlet sepatu roda dalam kejuaraan se Jawa-Bali tersebut. Sutrisno mengatakan, rencana awal memang delapan atlet sepatu roda. Hanya saja, satu atlet sepatu roda lainnya masih kelas 6 SD.

Sehingga pihak Perserosi sengaja tidak mengikutkan atlet tersebut, agar bisa fokus menghadapi ujian sekolah yang sebentar lagi berlangsung. “Yang satu kelas enam, biar dia aktif sekolah dulu. Nanti lain waktu bisa ikut kejuaraan lagi,” pungkasnya. (*)

(jo/wen/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia