Senin, 17 Jun 2019
radarjombang
icon featured
Hukum

Curi Motor Teman Kerja, Kernet Bus Pariwisata Asal Lumajang Dibekuk

21 Januari 2019, 12: 29: 10 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Risky Indra Wardana, 25, warga Dusun Rowoasri, Desa/Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang saat diamankan di Mapolsek Diwek.

Risky Indra Wardana, 25, warga Dusun Rowoasri, Desa/Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang saat diamankan di Mapolsek Diwek. (Istimewa)

JOMBANG – Risky Indra Wardana, 25, warga Dusun Rowoasri, Desa/Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang terpaksa harus diamankan polisi. Pasalnya ia nekat mencuri sepeda motor milik salah satu teman kerjanya.

“Pelaku sudah diamankan, masih dilakukan pemeriksaan intensif,” ungkap Kapolsek Diwek AKP Bambang Setyo Budi kemarin (20/1). Penangkapan terhadap pelaku bermula kejadian pencurian motor milik Hadi Susanto, 61, warga Dusun/Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben, Sabtu (19/1) lalu.

Korban diketahui merupakan sopir bus pariwisata PT Devada yang berada di Desa Ceweng, Kecamatan Diwek. Sebelum dicuri, sepeda motor Honda Supra nopol S 5866 WR diparkir korban di halaman garasi bus PT Devada.

Korban kemudian keluar meninggalkan kantor untuk menjemput penumpang. Seperti biasa, sekitar pukul 11.30 WIB, karyawan PT Devada istirahat.  Kesempatan ini tak disia-siakan pelaku. Pria yang baru bekerja sebagai kernet bus PT Devada ini segera menuju motor korban.

”Kebetulan kunci motornya masih menancap di motor, berikut helm korban,” bebernya. Merasa aman, pelaku pun menuntun sepeda motor korban ke jalan, dan langsung membawanya kabur. Apesnya, aksi pelaku diketahui membawa motor korban diketahui karyawan lainnya.

”Ada karyawan yang memergoki aksi pelaku, tapi dikiranya dipinjam,” imbuhnya. Sementara korban kaget begitu melihat motornya sudah tak ada. Setelah berusaha dicari tidak ketemu, korban pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Diwek. Petugas pun langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP.

”Kita dapatkan petunjuk ke arah pelaku inisial RIW ini,” tambahnya. Petugas berusaha melacak keberadaan pelaku dan berhasil meringkusnya Minggu (20/1) dini hari pukul 02.00 WIB di wilayah Diwek. Setelah dicecar pertanyaan, dirinya mengaku mengambil motor lantaran kepepet hutang.

Selain mengamankan pelaku, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti diantaranya helm korban, surat-surat kendaraan termasuk uang tunai Rp 500 ribu sisa penjualan motor. ”Ternyata motor sudah dijual online, ini masih kita lacak,” imbuhnya. Atas perbuatannya, dirinya dijerat pasal 362 KUHP. (*)

(jo/naz/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia