Minggu, 15 Dec 2019
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

Dikbud Jombang ‘Paksa’ Sekolah Gelar UNBK Meski Jumlah Komputer Kurang

18 Januari 2019, 14: 27: 51 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Pelaksanaan ujian berbasis komputer yang berlangsung di SMPN Kudu, Kabupaten Jombang

Pelaksanaan ujian berbasis komputer yang berlangsung di SMPN Kudu, Kabupaten Jombang (Mardiansyah Triraharjo/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menargetkan pada 2019 ini semua siswa SMP mengikuti ujian nasional berbasis komputer. Meski nantinya, ada beberapa sekolah khususnya sekolah swasta harus gabung di sekolah yang sudah mempunyai perangkat komputer.

“Untuk tahun ini target 100 persen semua mengikuti UNBK,” ujar Budi Nugroho, Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Jombang. Hanya saja diakuinya, untuk bantuan komputer kemarin masih belum menyeluruh. Khususnya untuk sekolah swasta.

“Memang untuk pembangian perangkat belum semuanya,” inbuhnya. Untuk itu, pihaknya sudah mengantisipasi agar semua siswa mengikuti UNBK, dengan cara menggabung dengan sekolah yang sudah mempunyai perangkat komputer.

“Jadi nanti seperti sekolah swasta akan menggabung sekolah yang sudah ada perangkat komputernya,” jelasnya. Dirinya juga menambahkan, untuk bantuan komputer ini tidak seluruhnya, sehingga sekolah juga menyediakan sendiri perangkat komputer.

Selain menggabung, sekolah yang masih kekurangan komputer bisa meminjam kepada siswa masing-masing sekolah. Sampai kebutuhan perangkat komputer terpenuhi.

“Kalau memang belum lengkap bisa meminjam ke siswanya,” katanya. Kendati demikian, pihaknya juga akan terus menambahkan perangkat komputer. Bahkan, pada tahun ini juga akan ada penambahan.

“Untuk tahun ini juga ada penambahan tapi untuk ujian tahun depan,” jelasnya. Diharapkannya, tahun ini bisa UNBK 100 persen, dikarenakan tahun lalu belum keseluruhan. Karena, dengan UNBK maka hasilnya akan lebih baik lagi. (*)

(jo/yan/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia