Minggu, 15 Dec 2019
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

Proyek Seragam Dinas Harian Guru dan Pegawai Dikbud Jombang Gagal

18 Januari 2019, 09: 10: 42 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Budi Nugroho, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang

Budi Nugroho, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang (M.Nasikhuddin/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Nyaris tak terendus, ternyata proyek pengadaan kain pakaian dinas harian dan bagi pegawai dan guru di Dinas Pendidikan (sekarang Dinas pendidikan dan Kebudayaan) Kabupaten Jombang yang dianggarkan APBD 2018 sebesar Rp 2,5 miliar gagal dilaksanakan.

Itu setelah UD Putra Mas sebagai pemenang lelang tidak mampu menyediakan barang. “Proyek pengadaan kain pakaian dinas harian bagi pegawai dan guru gagal dilaksanakan. Sudah putus kontrak bahkan berkasnya sudah naik ke Inspektorat untuk diajukan blacklist," terang Budi Nugroho, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang.

Mengenai alasan gagalnya proyek, Budi menyebut salah satunya dari harga penawaran yang turun drastis. ”Itu dari penawarannya yang terlalu rendah. Kan dari  nilai paket sebesar Rp 2,5 miliar ditawar Rp 1,2 miliar, ya risikonya seperti ini, akhirnya gagal,” bebernya.

Sempat lanjut Budi ada permintaan dari pelaksana meminta kelonggaran agar bisanya melakukan uji lab sendiri, namun permintaan itu dengan tegas ditolaknya. ”Sejak awal kita sudah lakukan uji lab, ini barang yang kita minta, ini tahu-tahu penyedia minta agar bisa lab sendiri, mungkin dikiranya kita bisa diajak kompromi, ya langsung kami tolak. Kita putus kontraknya,” bebernya.

Ditanya alasan pihaknya melanjutkan kontrak dengan UD Putra Mas, padahal dari segi penawaran yang diajukan jelas jauh dari nilai pagu paket. ”Pepresnya mengatur nilai penawaran terendah. Memang sebenarnya ada peluang PPK (pejabat pembuat komitmen), memilih penawaran di atasnya, tapi pasti kita nanti jadi bulan-bulanan, karena ada penawar lebih rendah yang sanggup menyediakan barang sesuai permintaan kita, juga rentan digugat,” imbuhnya.

Disinggung terkait kelengkapan dokumen penawaran UD Putra Mas, disebutnya semua lengkap. ”Dari sisi dokumen administrasinya semua sudah, dukungan juga disebutkan ada semua, artinya dengan harga penawaran yang diajukan, dia sanggup menyediakan barang, makanya kita juga gambling, kecuali ada catatan yang mempertajam tidak harus penawar terendah, kita juga berani,” tegasnya.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Jombang, nilai pagu paket proyek pengadaan kain  pakaian dinas harian dan bagi pegawai dan guru dari APBD 2018 sebesar Rp 2,5 miliar. Dalam proses lelang, UD Putra Mas ditetapkan sebagai pemenang setelah berani mengajukan penawaran Rp 1,2 miliar, lebih rendah dari nilai penawaran yang diajukan dua pesaingnya CV Anjyo Ayu sebesar Rp 1,4 miliar dan PT Inkabiz Indonesia sebesar Rp 1,7 miliar. (*)

(jo/naz/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia