alexametrics
Senin, 21 Sep 2020
radarjombang
Home > Jombang Banget
icon featured
Jombang Banget

Perahu Tambang Brantas; Jasa Transportasi yang Diminati Masyarakat

15 Januari 2019, 16: 13: 14 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Perahu ini menggunakan tali (tambang) dari tepian sungai hingga tepian sungai di seberang

Perahu ini menggunakan tali (tambang) dari tepian sungai hingga tepian sungai di seberang (Ricky Van Zuma/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Masyarakat Jombang khususnya yang berada di sekitar Sungai Brantas tidak asing dengan perahu tambang (penyeberangan). Ya disebut perahu tambang, karena dulu perahu ini menggunakan tali (tambang) dari tepian sungai hingga tepian sungai di seberang.

Hingga kini, sebagian warga masih memilih perahu tambang untuk melintasi Sungai Brantas. Apalagi di Jombang hanya ada satu jembatan  yang menghubungkan wilayah utara dan selatan Brantas. 

Menggunakan jasa perahu dapat mempersingkat waktu tempuh perjalanan dibandingkan melewati jembatan. ”Memang lebih cepat lewat sini dibanding Jembatan Ploso maupun Jembatan Pagerluyung Mojokerto,” ujar Ummah, salah satu pengguna jasa perahu tambang di Kesamben.

Sungai Brantas sendiri membelah wilayah Kabupaten Jombang menjadi dua bagian, sebanyak 16 kecamatan di Selatan Brantas dan lima kecamatan di Utara Brantas. Terdapat total 34 jasa perahu tambang  di Kabupaten Jombang.

Namun tidak semuanya beroperasi, berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Jombang terdapat sekitar 25 jasa perahu tambang yang aktif menyeberangkan penumpang mulai dari ujung timur di Kesamben hingga ujung barat di Megaluh.

Seperti terlihat di tambangan Megaluh, terdapat 7 perahu di wilayah ini yang menyeberangkan kendaraan. Uniknya empat perahu diantaranya juga dapat menyeberangkan kendaraan roda empat maupun roda dua, sedangkan tiga perahu lainnya hanya menyeberangkan kendaraan roda dua.  

”Jasa penyeberangan perahu tambang ini sudah ada sejak dulu, tapi menyeberangkan roda empat baru dimulai beberapa tahun yang lalu,” ujar Habib Bidin, salah satu pemilik perahu tambang.

Jasa penyeberangan ini pun aktif selama 24 jam nonstop. Bahkan saat hujan, jasa penyeberangan ini tetap beroperasi selama tidak berangin dan banjir. Untuk menggunakan jasa perahu tambang ini sangat terjangkau hanya Rp 2 ribu untuk satu sepeda motor dan Rp 5 ribu untuk kendaraan roda empat baik mobil, bus maupun truk. (*)

(jo/ric/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia