Senin, 26 Aug 2019
radarjombang
icon featured
Hukum

Polisi Kantongi Petunjuk dalam Kasus Pembunuhan Wanita Tua Peterongan

15 Januari 2019, 10: 40: 07 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu (Achmad RW/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Jajaran Satreskrim Polres Jombang mengantongi petunjuk baru terkait dugaan pembunuhan  penemuan mayat Endang Pujiastutik alias Nelly, 75, warga Desa/Kecamatan Peterongan  (12/1). Polisi terus mendalami keterangan saksi dan barang bukti di lokasi.

”Kita masih terus lakukan penyelidikan, beberapa saksi-saksi sudah kita mintai keterangan termasuk sejumlah barang bukti sudah kita kantongi,” beber Kasatreskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu, kemarin.

Dijelaskan, usai  penemuan mayat korban, pihaknya langsung terjun ke  lokasi bersama dengan tim identifikasi Polres Jombang. ”Kita lakukan olah TKP, ambil sidik jari yang mungkin tertinggal, termasuk sejumlah barang bukti sudah kita amankan,” katanya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga langsung mengevakuasi jasad korban untuk dilakukan autopsi. ”Hasil autopsi, dugaan sementara kematian korban akibat kesulitan bernafas. Memang saat kita temukan, di dalam mulut korban, ada plastik terus lagi ada slayer yang melingkar di bagian leher korban,” ungkap pria yang sebelumnya menjabat Panit II Unit I Subdit I Ditreskrimum Polda Jatim.

Dari hasil perkembangan penyelidikan sementara, polisi juga menemukan petunjuk baru kearah pelaku. ”Ternyata ada tas milik korban disebutkan hilang, berikut sejumlah uang. Ini masih terus kita gali, bisa jadi motif kejadiannya, pelaku ingin menguasai harta benda korban, berbagai kemungkinan masih mungkin bisa terjadi, karenanya kita masih terus dalami penyelidikan,” tambahnya.

Sebelumnya, warga Desa/Kecamatan Peterongan dibuat ok nk geger.  Endang Pujiastutik alias Nelly, 75, salah satu warganya ditemukan tewas  dalam kondisi membusuk di kamar dengan posisi kedua tangannya terikat di belakang serta mulutnya tersumpal plastik. Diduga korban dibunuh. (*)

(jo/naz/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia