Rabu, 13 Nov 2019
radarjombang
icon featured
Jombang Banget

Roti Jadul Banyuarang; Rasanya Legit, Resep Diwariskan Turun Temurun

07 Januari 2019, 18: 42: 03 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Roti Jadul Banyuarang; Rasanya Legit, Resep Diwariskan Turun Temurun

(Azmy Endiyana/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Roti jadul, begitu pendapat orang menjelaskan roti bolu plemben. Roti yang berbentuk seperti tempurung kura-kura yang berwarna kecokelatan itu masih bertahan sampai sekarang, dan selalu diburu penikmat kuliner.

Seperti bolu plemben buatan Bustomi Azid, warga Desa Banyuarang, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang. Rasa roti yang begitu khas dengan cita rasa empuk legit dan manis. Tak heran para pencinta kuliner di Jombang dan sekitarnya merasa ketagihan dan kangen dengan roti jadul ini.

Sang pemilik mengaku tidak ada resep rahasia dalam pembuatan roti bolu plemben ini karena didapatkan turun temurun dari orang tuanya. ”Ya, ini dulu merupakan resep dari orang tua saya di Magetan,” ujar Tomi, begitu biasanya ia kerap disapa.

Dirinya juga mengaku tidak ada resep khusus yang ditambahkan dalam pembuatan bolu plemben ini. Bahkan resepnya sangat sederhana sekali dengan bahan yang mudah didapat setiap hari, seperti telur, tepung, gula dan mentega. ”Pembuatannya juga sangat mudah sekali, tidak membutuhkan proses yang ribet,” akunya.

Rasa roti jadul yang masih enak di lidah hingga produksi bertahan sampai sekarang membuat usaha yang didirikannya tahun 2003 itu cukup berkembang. Kini, ia sudah mempunyai banyak karyawan yang notabene warga sekitar.

Mereka mempunyai peran masing-masing dari proses pembuatan adonan, bagian mencetak kue, pemangganan hingga proses pengemasan. Sebenarnya, dia tidak mempunyai fikiran untuk membuka usaha roti bolu plemben ini. Apalagi, semasa muda ia pernah bekerja di Malaysia.

Lantaran ada sesuatu hal yang mengharuskan dirinya pulang ke kampung halaman, maka dari situlah usaha membuat roti jadul dimulai. ”Karena roti bolu plemben buatan orang tua saya sangat enak, makanya saya berfikir membuka usaha roti ini,” pungkas Tomi. (*)

(jo/yan/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia