Minggu, 24 Mar 2019
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

Liburan Ramai Pengunjung, Area Parkir Taman Kebonratu Justru Terbatas

02 Januari 2019, 08: 26: 47 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

RTH (Ruang Terbuka Hijau) di Jombang, Taman Kebonratu di Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan masih menjadi tempat alternatif warga berwisata.

RTH (Ruang Terbuka Hijau) di Jombang, Taman Kebonratu di Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan masih menjadi tempat alternatif warga berwisata. (Ainul Hafidz/Jawa Pos Radar Jombang)

JOMBANG - Menjadi salah satu RTH (Ruang Terbuka Hijau) di Jombang, Taman Kebonratu di Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan masih menjadi tempat alternatif warga berwisata. Saat liburan, taman di pinggir jalan nasional itu ramai pengunjung.

Seperti pada libur tahun baru 1 Januari, kemarin, area taman penuh pengunjung.  Mereka  bersantai di area taman, ada juga di dekat wahana mainan berbentuk hewan, ada pula yang santai duduk menikmati pemandangan air mancur. Atau sekadar jalan-jalan mengitari taman.

Salah satu warga  Sulistyono asal Desa Genenganjasem, Kecamatan Kabuh, mengaku, datang ke Kebon Ratu bersama anggota keluarganya.  ’’Mumpung sekarang masih liburan, ini sudah dua kali ke sini. Hari ini (kemarin, Red) pas bertepatan tahun baru. Ya pingin lihat suasananya saja,’’ kata Sulis sapaan akrabnya.

Sembari duduk-duduk di dekat kolam air mancur, menurut Sulis Taman Kebonratu masih menjadi pilihan lantaran selain murah juga masih berada di area Jombang kota. ’’Kalau nggak ke sini ya Kebonrojo. Itu saja, kalau jauh-jauh nggak ada duitnya,’’ imbuh dia diselingi tawa.

Beberapa arena yang ada di area taman, kata dia, sudah cukup bagus. Sayangnya, hingga saat ini belum ada tambahan untuk arena permainan. ’’Cuma di air mancur ini yang menarik. Kalau ke Kebonratu ya jalan-jalan saja, duduk-duduk terus pulang,’’ tutur dia.

Sayang, meski air mancur sudah berfungsi, namun tak diikuti dengan  pembersihan rumput yang masih tumbuh liar di sekitaran kolam. ’’Kurang bersih saja, kalau bisa rumputnya ini dibersihkan menjelang ada libur sekolah atau tahun baru,’’ sahut Enik istri Sulistyono.

Diharapkan dengan bersihnya di sekitar kolam dengan air mancur itu akan membuat area kolam makin nyaman dipandang. ’’Íni masih kurang bersih, banyak rumputnya. Makanya banyak yang numpuk di gazebo,’’ imbuh dia.

Banyaknya pengunjung di Taman Kebonratu semakin terlihat dengan penuhnya area parkir kendaraan roda dua. Seluruh area itu dipenuhi kendaraan roda dua. Sampai-sampai meluber hingga ke area lapangan panahan.

A Rosyidi salah seorang tukang parkir mengakui di awal tahun area taman dipadati pengunjung. Ini biasanya terjadi di setiap tahun. ’’Kalau hari-hari biasa nggak sampai segini banyaknya,’’ kata Rosyid.

Biasanya lanjut dia, sehari sebelum tahun baru, pengunjung biasanya meningkat. Dari hitungan kendaraan yang parkir hingga ratusan pengunjung. ’’Kalau dari tadi malam (Senin, Red) bisa-bisa ribuan,’’ sambung dia.

Yang jadi kendala, ujarnya, area parkir di Taman Kebonratu terbatas. Sebab hanya menyediakan kendaraan roda dua. Sementara roda empat biasanya terparkir di pinggir jalan. Ini membuat arus lalu lintas di jalur searah sesekali terganggu, dengan banyaknya kendaraan pengunjung.

’’Di sini hanya sepeda motor saja, kalau mobil belum ada. Kadang ada yang parkir di TW (Taman Tirta Wisata, Red) terus ke sini, ada juga di dekat hotel itu,’’ pungkas dia. (*)

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia