Senin, 26 Aug 2019
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Irigasi Rusak Akibat Proyek Tol, Dewan Minta Kontraktor Tanggung Jawab

30 Desember 2018, 06: 20: 59 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kondisi saluran irigasi yang rusak akibat pembangunan jalan tol Solo-Kertosono

Kondisi saluran irigasi yang rusak akibat pembangunan jalan tol Solo-Kertosono (Ainul Hafidz/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Keluhan warga Desa/Kecamatan Bandarkedungmulyo terkait irigasi yang rusak lantaran pembangunan jalan Tol Soker (Solo-Kertosono), harus segera ditindaklanjuti. Terkait hal ini pihak pengelola tol harus bertanggung jawab.

Miftahul Huda, Ketua Komisi C DPRD Jombang meminta kepada pihak pengelola tol segera memperbaiki irigasi yang rusak tersebut. ”Ya itu harus segera diperbaiki pihak pengelola tol, karena menjadi tanggung jawab mereka,” ujarnya dikonfirmasi kemarin (29/12).

Dia menambahkan, apabila tidak segera diperbaiki pasti akan berdampak pada pengairan area persawahan warga sekitar jalan tol. ”Sangat berdampak karena air tidak bisa mengalir sempurna,” katanya.

Tak hanya itu, rasa khawatir terjadi banjir juga sangat kuat karena saat ini sudah masuk musim penghujan. Jika area persawahan banjir, maka warga juga mengalami kerugian.

”Jangan sampai petani gagal panen gara-gara irigasi tersebut,” tegasnya. Politisi senior ini juga meminta kepada pihak pengelola tol untuk memberbaiki underpass yang tergenang air di sekitar tol Soker tersebut. Karena keluhan masyarakat di titik lokasi tersebut sering diterima.

”Bila tidak segera diperbaiki akan membahayakan warga saat melintas,” ungkapnya. Karena itu ia meminta kepada Pemkab Jombang untuk turun tangan mengatasi permasalahan tersebut.

Semisal berkoordinasi dengan pihak pengelola tol agar segera diperbaiki. ”Saya yakin kalau ada desakan dari pemerintah juga, pihak pengelola tol akan segera memperbaiki,” pungkasnya.

Seperti diketahui, warga di sekitar  jalan tol Soker (Solo-Kertosono) Bandarkedungmulyo mulai merasakan dampak proyek. Selain terowongan banjir yang belum diperbaiki, kini saluran irigasi pertanian tertutup material proyek. Termasuk saluran baru yang dibuat pihak kontraktor jalan tol juga tidak bisa berfungsi karena tertutup material tol. (*)

(jo/yan/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia