Kamis, 23 Jan 2020
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Saluran Pembuang Air Underpass Tol Solo-Kertosono Akhirnya Dibangun

30 Desember 2018, 05: 00: 59 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Aktivitas kerja di underpass tol Solo-Kertosono di Dusun Kedunggabus, Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo, kemarin.

Aktivitas kerja di underpass tol Solo-Kertosono di Dusun Kedunggabus, Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo, kemarin. (Ainul Hafidz/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Warga Dusun Kedunggabus, Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo, agaknya lebih bersabar melihat jalan terowongan yang melintang di bawah jalan tol Solo-Kertosono tak dipenuhi air. Ini setelah penambahan saluran pembuang baru dilakukan kemarin (29/12).

Pengerukan dilakukan di sebelah utara terowongan. Pantauan di lokasi, beberapa pekerja terlihat sibuk melakukan pengurukan. Sementara pekerja lain menjalankan satu alat berat mengeruk sisi sebelah terowongan yang direncakan untuk saluran pembuang.

Menurut Huda, salah seorang pekerja mengaku aktivitas yang dilakukan pengerukan terlebih dahulu. ’’Pastinya seperti apa saya kurang tahu, lebih tahu itu di CRBC (China Road and Bridge Corporation, Red),’’ katanya. Selain pengerukan, lanjut pengukuran.

’’Tadi sudah dikeker (ukur, Red) sebelah utara, mungkin mengukur ketinggian atau elevasi. Soalnya nanti di selatan juga dibuatkan,’’ papar lelaki asal Purwoasri Kediri ini. Kendati begitu dia sendiri tak mengetahui pembuang tersebut seperti apa.

Mastur Hadi salah seorang warga membenarkan sudah mulai dilakukan pengerukan. Informasi yang dia terima, pengerukan itu dilakukan untuk pembuatan saluran pembuang. Sebab, terowongan yang melintang di bawah jalan tol Soker (Solo-Kertosono) sebelumnya tak ada pembuang.

’’Sekarang sudah mulai diperbaiki, kiri dan kanan nanti akan dikasih gorong-gorong. Sekarang proses penggalian, baru mulai ini tadi (kemarin, Red),’’ tuturnya.

Selain dilakukan pengerukan, perbaikan di dalam terowongan juga sudah dikerjakan. Posisi kanan kiri terowongan sudah dipasang trotoar bagi pejalan kaki. ’’Paving sudah dipasang dan selesai, kiri kanan sekarang sudah ada trotoar, masing-maisng satu meter,’’ rinci Mastur.

Setelah proses pembuatan pembuang selesai akan dilanjutkan pada penanganan di dalam terowongan. Terowongan yang lebih rendah dari jalan itu nanti akan ditinggikan kembali.

’’Jadi kemarin menyampaikan nanti di tengah itu akan diuruk lagi. Memang dulu sudah pernah diuruk ternyata masih banjir. Setelah diuruk nanti akan diaspal seperti jalan yang samping itu,’’ pungkas dia. (*)

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia