Minggu, 15 Dec 2019
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Daging Alami Kenaikan

22 Desember 2018, 08: 26: 56 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto saat melakukan sidak di sejumlah pasar tradisional

Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto saat melakukan sidak di sejumlah pasar tradisional (M.Nasikhuddin/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Jelang perayaan natal dan tahun baru, sejumlah harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional mengalami kenaikan signifikan. Salah satunya lonjakan harga daging.

”Harga daging naik banyak mas, per kilogram sampai lima ribu kenaikannya,” beber Yanti, 65, salah satu penjual daging di Pasar Legi Jombang (21/12) kemarin.

Jika sebelumnya lanjut Yanti, harga jual per kilogram daging dikisaran Rp 100 ribu, sekarang tembus sampai Rp 105 ribu per kilogram. ”Jadi dari kirimannya sudah naik, alasannya sapinya mahal, sapinya sulit dicari, dari pada tidak bisa jualan, terpaksa saya ambil,” imbuhnya.

Akibat lonjakan harga tersebut, berdampak terhadap omzet penjual daging. ”Omzet merosot banyak, hampir 50 persen. Biasanya, sehari bisa jual sampai 50 kilo, sekarang bisa jual 30 kilo sudah bagus, ya wajar, sebab harganya naik,” bebernya.

Yang membuatnya resah, seolah menjadi pakem, jika harga daging sudah naik, maka akan sulit turun. ”Kurang tahu, sepertinya hukum pasarnya seperti itu kalau untuk daging. Semisal, sapi sudah ada stok banyak pun, biasanya harganya tetap tidak bisa turun lagi,” imbuhnya.

Karenanya, dirinya berharap hal ini mendapat perhatian dari pihak berwenang menyikapi lonjakan harga daging jelang natal dan tahun baru, sehingga stabil kembali. ”Tolong, kepada bapak petugas, dicari tahu kenapa harga daging naik seperti sekarang, khawatirnya memang ada oknum yang nakal, memanfaatkan momentum untuk mengeruk keuntungan pribadi,” imbuhnya.

Selain daging, sejumlah komoditas lain juga mengalami kenaikan harga, diantaranya harga daging ayam dari kisaran Rp 32 ribu per kilogram, sekarang naik mencapai Rp 35 ribu per kilogram.

Termasuk lonjakan harga cabai merah dari sebelumnya Rp 28 ribu per kilogram, sekarang naik hingga mencapai Rp 35 ribu. ”Dari pengirimnya sudah naik, katanya pakannya sekarang mahal, terpaksa kita juga menaikkan harga,” imbuhnya. (*)

(jo/naz/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia