Minggu, 15 Dec 2019
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Tol Baru Diresmikan Presiden, Underpass Sudah Dikeluhkan Warga

21 Desember 2018, 20: 06: 41 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kondisi underpass (terowongan) tol Jombang-Kertosono di Dusun Kedunggabus, Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, jadi kolam saat turun hujan

Kondisi underpass (terowongan) tol Jombang-Kertosono di Dusun Kedunggabus, Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, jadi kolam saat turun hujan (Achmad RW/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Belum adanya perbaikan saluran, membuat underpass (terowongan) tol Kertosono-Bandar di Dusun Kedunggabus, Desa/Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, kembali jadi kubangan air saat turun hujan. Kondisi ini terus dikeluhkan warga pengguna terowongan.

Seperti terpantau Kamis (20/12) sore kemarin, jalan underpass yang sebelumnya mengering kembali jadi kolam. Ini setelah hujan kembali mengguyur wilayah Dusun Kedunggabus, kemarin.

’’Iya, ini tadi memang sempat hujan deras, tapi cuma sebentar nggak sampai sepuluh menit. Tapi kok ya sudah seperti itu airnya di terowongan,” terang Mastur Hadi, warga di dekat underpass.

Dari foto yang  diambil Jawa Pos Radar Jombang, kondisi underpass ini terlihat sangat memprihatinkan. Air menggenang seringgi 20-30 centimeter hampir di seluruh bagian underpass. Paving yang sebelumnya diletakkan di lokasi juga ikut terencam air.

Kendaraan yang lewat  harus berjalan pelan saat melintasi kubangan ini. Sepeda motor terlihat kesulitan melintasi, bahkan salah satu pengendara motor sempat terjebak air dan mogok. Beberapa pengendara sepeda juga harus turun dan menuntun sepedanya.

’’Ya memang seperti itu kondisinya, hampir nggak bisa dilewati, selain tanah di bawahnya licin, airnya juga tinggi, jadi memang sangat berbahaya. Beberapa motor sempat mogok, yang paling kasihan tentu saja ya yang pakai sepeda dan pejalan kaki,” imbuhnya.

Underpass ini, emmang dibangun dengan model menjorok, posisinya juga jauh lebih rendah dari permukaan jalan di sekitarnya. Terlebih, hingga kini saluran pembuang air belum juga diperbaiki setelah banjir yang  melanda underpass ini seminggu sebelumnya.

Hingga berita ini ditulis, kondisi underpass yang tergenang belum juga surut. Bahkan, upaya penyedotan air maupun pengerukan juga belum dilakukan pihak kontraktor.

’’Nggak ada penanganan, semua proyek kan libur karena ada peresmian itu tadi. Kami berharap segera ada solusi lah untuk jalan ini, karena jalan ini satu-satunya penghubung di dusun kami,” pungkasnya. (*)

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia