Minggu, 15 Dec 2019
radarjombang
icon featured
Politik & Pemerintahan

Logistik Pemilu Berbahan Kardus, Polisi Perketat Pengamanan

21 Desember 2018, 08: 38: 13 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Logistik pemilu di gudang KPU Jl KH Hasyim Asy’ari dijaga ketat oleh petugas kepolisian.

Logistik pemilu di gudang KPU Jl KH Hasyim Asy’ari dijaga ketat oleh petugas kepolisian. (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – pihak kepolisian tak mau ambil risiko mengenai keamanan logistik Pemilu 2019 di Jombang. Pihaknya mengerahkan pasukan berlapis baik di kantor KPU, gudang penyimpanan logistik di Jalan KH Hasyim Asy’ari maupun kantor Bawaslu.

Kabag Ops Kompol Kusen Hidayat menjelaskan, selama 24 jam non-stop pihaknya terus melakukan penjagaan melekat untuk menjaga logistik. Baik logistik kotak suara (alumunium) yang lama di kantor KPU maupun kotak suara berbahan karton di gudang logistik di JL KH Hasym Asy’ari.

“Jadi mengenai keamanan logistik sudah kami prioritaskan. Kami melakukan penjagaan full selama 24 jam,” ujarnya. Dalam satu lokasi, kata Kusen, ada sekitar enam personel yang berjaga. Selama 24 jam sekali mereka bertukar shift dengan personel lain.

Pihaknya mengaku akan bekerja maksimal hingga coblosan pemilu nanti rampung. “Kita tidak bisa underestimate (meremehkan), biarpun yang kita jaga itu kertas ya. Kita tidak ingin ceroboh, kita tetap waspada mengenai potensi  yang ada. misalnya terjadi kebakaran, hilang atau kebocoran,” jelas dia.

Selain melakukan pengamanan secara melekat, pihaknya juga secara rutin menggelar patroli dengan instansi terkait. Misalnya dari unsur TNI maupun dari unsur pemerintah daerah. “Kita juga melakukan patroli secara rutin setiap harinya yang dilakukan shabara,” beber Kusen. 

Bagaimana dengan perubahan kebijakan kotak suara berbahan alumunium menjadi karton? Mengenai hal itu, Kusen mengatakan keamanan logistik tetap menjadi prioritas utama.

“Jadi soal itu kan kebijakan undang undang, kami dari kepolisian tetap melakukan pengamanan sesuai SOP kami. Dalam hal lain, kita juga tetap melakukan koordinasi dengan KPU dan Bawaslu,” pungkasnya. (*)

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia