Rabu, 18 Sep 2019
radarjombang
icon featured
Politik & Pemerintahan

Kunjungi PPDU, Jokowi Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Pemilu

19 Desember 2018, 08: 57: 18 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

JADI IDOLA: Presiden Joko Widodo saat tiba di Pondok Pesantren Darul Ulum, Rejoso, Peterongan, Kabupaten Jombang kemarin.

JADI IDOLA: Presiden Joko Widodo saat tiba di Pondok Pesantren Darul Ulum, Rejoso, Peterongan, Kabupaten Jombang kemarin. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Presiden RI Joko Widodo mengajak masyarakat menjaga kondusifitas di tahun politik ini. Dia mengingatkan, betapa pentingnya saling  hidup rukun dan menghargai perbedaan. 

Hal ini diungkapkan, Jokowi saat menyapa ratusan Jamaah Tarekat Qodiriyah wa Naqsabandiyah, di Pondok Pesantren Darul Ulum Peterongan, Rejoso, Selasa  (18/12) kemarin. 

Presiden Jokowi menyampaikan, perselisihan merupakan salah satu pemicu yang dapat menimbulkan perpecahbelahaan Bangsa Indonesia. Pada tahun politik seperti ini, sangat rawan terjadi perselisihan khususnya perbedaan pilihan calon pemimpin.

”Jangan sampai karena pilbup, pilpres, maupun pileg kita tidak rukun. Pemilu itu dilakukan setiap 5 tahun sekali, jangan sampai karena masalah perbedaan kita ribut dengan tetangga maupun dengan saudara,’’ ujar Jokowi di depan ratusan jamaah kemarin. 

Menjaga kerukunan demi persatuan dan keutuhan bangsa itu sangat penting. Dia mengajak, masyarakat saling menjaga kondusifitas di tahun pemilu. ”Kita hormati, suku, agama, adat, dan tradisi masing masing. sebab, bangsa ini sudah ditakdirkan oleh Allah SWT dalam keanekaragaman, dan kita semua adalah saudara sebangsa dan setanah air,’’ jelas Jokowi. 

Jokowi menyampaikan, Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Memiliki penduduk muslim terbesar di dunia. Dia memerinci, penduduk negara Indonesia saat ini mencapai 260 juta jiwa. Yang tersebar di 17 ribu pulau, 34 provinsi dan 514 kabupaten dan kota.

”Kita juga memiliki 514 suku. Suku kita jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan negara tetangga kita Singapura yang hanya empat suku. Afganistan hanya ada tujuh suku. Bayangkan betapa besarnya Bangsa Indonesia,’’ tandasnya. 

Sementara itu kedatangan Jokowi benar-benar menjadi primadona di depan jamaah. Apalagi saat momen Jokowi memberi tebak-tebakan kepada sejumlah jamaah yang hadir. ”Sepedanya pak, sepedanya,’’ teriak jamaah yang meminta sepeda ke Jokowi. 

Tak berlama lama, Jokowi kemudian menunjuk dua orang jamaah yang ada di depannya. Dia adalah, Gusti, santri Pondok Pesantren Darul Ulum asal Banjarmasin dan Wihartini,  asal Jombang. kepada dua jamaah, Jokowi memberi pertanyaan yang mudah. ”Sebutkan jumlah pulau di Indonesia,’’ ujar Jokowi memberi pertanyaan Wihartini.

Dengan cepat Wihartini pun menjawab pertanyaan Jokowi tanpa mengalami kesulitan. Sayangnya Jokowi pada kesempatan itu tidak memberikan sepeda seperti kunjungan Jokowi di beberapa daerah sebelumnya. ”Saya sengaja tidak memberikan sepeda ya. Karena ini tahun politik. Apalagi ada aturan PKPU yang menyebut tidak boleh memberikan barang,’’ jelas Jokowi disambung tepuk tangan meriah. 

Usai memberikan sambutan, Jokowi menandatangani prasasti peresmian rumah susun mahasiswa program bantuan Kementerian PUPR di Ponpes Darul Ulum. Proyek itu, dibangun 2018 dnegan biaya sekitar Rp 8,7 miliar. 

Rupaya kehadiran Jokowi sudah memikat ratusan jamaah. Begitu acara usai, Jokowi langsung diserbu jamaah untuk foto bersama. Sayangnya, tidak semua jamaah beruntung. Ketatnya penjagaan paspampres membuat sebagian jamaah  tak bisa foto bareng. Bahkan, saking inginnya bersalaman dan berfoto dengan Jokowi mereka rela saling dorong dengan paspampres maupun ratusan jamaah lain. 

Hadir dalam kesempatan itu, Gubernur Jatim Soekarwo, Wakil Ketua MPR RI Muhaimin Iskandar, Mendikbud Muhadjir Efendy, Menteri Agama Lukman Hakim, Bupati Jombang Mundjidah Wahab.

Rombongan Jokowi disambut Ketua Majelis Pengasuh Ponpes Darul Ulum KH Cholil Dahlan, dan Ketua Yayasan Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) KH Zaimuddin Wijaya Asad atau yang akrab disapa Gus Zuem. (*)

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia