Rabu, 13 Nov 2019
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Awal Libur Sekolah, Ploso dan Bandar Kedungmulyo Padat Merayap

16 Desember 2018, 20: 17: 16 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kondisi arus lalu lintas di kawasan Bandar Kedungmulyo

Kondisi arus lalu lintas di kawasan Bandar Kedungmulyo

Share this      

JOMBANG – Akhir pekan dan awal libur sekolah membuat beberapa ruas jalan di Jombang terpantau padat hingga antrean kendaraan mengular. Ini setidaknya terlihat di wilayah sekitar Jembatan Ploso dan jalan nasional Bandarkedungmulyo Jombang.

Di Ploso, antrean kendaraan terpantau sejak pagi hari sekitar pukul 07.00. Kendaraan dari arah Ploso yang hendak menuju Jombang maupun sebaliknya terlihat mengular. Ratusan kendaraan ini memang antre untuk bisa melintas di jembatan Ploso.

“Sejak pagi sudah kelihatan padat, dari dua arah memang ramai, tapi yang lebih parah kayaknya dari arah Ploso ke Jombang, antreannya sampai simpang tiga Ploso,” terang Mahbubi, salah seorang warga di lokasi.

Hingga siang kemarin (15/12), volume kendaraan belum juga turun dan antrean panjang terus terlihat. Beruntung, di lokasi ini panjang antrean tak sampai satu kilometer dan kendaraan tak sampai berhenti total. “Tidak sampai berhenti begitu, cuma memang jalannya merambat terus dari tadi,” celetuk Abdul Halim, 35, salah satu pengemudi mobil yang melintas di Jembatan Ploso.

Kondisi macet lebih parah justru terjadi di jalur nasional Bandarkedungmulyo. Sejak pagi hingga sore, antrean panjang tak terhindarkan akibat kenaikan volume kendaraan. Pantauan di lokasi, setidaknya antrean macet terpantau lebih dari dua kilometer. Yaitu mulai simpang Mengkreng hingga exit tol Bandarkedungmulyo.

“Memang sampai sore ini (kemarin) kondisi lalin di Bandarkedungmulyo sangat padat, antreannya panjang dan kita masih terus melakukan pengaturan arus lalu lintas,” terang Kasatlantas Polres Jombang, AKP Inggal Widya Perdana saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jombang, kemarin.

Menurutnya, kemacetan ini terakumulasi akibat akhir pekan dan libur sekolah yang baru saja dimulai. Terlebih di Bandarkedungmulyo, proyek pembangunan tol Soker belum rampung dan belum bisa dilewati hingga sejumlah kendaraan hanya bisa menggunakan jalur arteri nasional. “Kayaknya ada beberapa faktor penyebabnya,” lanjut dia.

Kondisi bertambah parah, lantaran arus lalu lintas yang biasanya dipecah menuju Jatipelem hingga masuk Kediri, kini tak lagi bisa dilakukan. Hal ini setelah pembangunan jembatan Kunjang Kabupaten kediri belum rampung dan tak bisa dilintasi kendaraan roda empat.

“Pengalihan hanya bisa dilakukan melalui Badas-Pare-Kediri. Jadi pengalihan yang bisa dilakukan hanya dari arah timur, sejak Mojoagung atau setelah masuk kota langsung kita arahkan Selatan. Selain itu memang tidak bisa, dan kami harap pengemudi juga mencari jalan alternatif lain,” pungkasnya. (*)

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia