Minggu, 15 Dec 2019
radarjombang
icon featured
Hukum

Kapolres Perintahkan Lidik Kasus Tewasnya Dua Siswa di Bekas Galian

15 Desember 2018, 08: 47: 32 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto

Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto (Mardiansyah Triraharjo/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Usai kejadian tewasnya dua pelajar SMP di lokasi bekas galian C Dusun Grobogan, Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang pekan lalu. Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto meminta jajarannya untuk bertindak. Bahkan, kasatreskrim diperintah untuk segera menyelidiki.

"Saya sudah perintahkan Kasatreskrim untuk melakukan pemeriksaan dengan Kapolsek Kabuh, karena apa kegiatan galian itu diatur. Setiap pengusaha galian setelah menggali ada kewajiban harus menutup kembali (reklamasi)," tegasnya kemarin (12/12).

Ia tak memungkiri, kegiatan galian C selain banyak memberi manfaat guna mendukung kegiatan pembangunan. Namun juga bisa membahayakan lingkungan sekitar jika tidak dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Saya imbau masyarakat, kades, camat dan kapolsek melakukan pengawasan betul, harus disosialisasikan dan diinformasikan kepada warga," bebernya. Terkait dengan tewasnya dua pelajar SMP di lokasi bekas galian yang tidak direklamasi, pihaknya masih perlu mendalami kasus.

"Memang ada tanggungjawab pengusa untuk mereklamasi bekas galian, semisal dijadikan kolam, harus juga dipagar. Kita masih dalami, lihat unsur kelalaiannya," terang Fadli. Dari penyelidikan dan pemeriksaan itu akan dikoordinasikan dengan pihak kejaksaan. "Nanti menunggu hasil pemeriksaannya seperti apa," singkatnya.

Sebelumnya, warga Dusun Grobogan, Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh digegerkan dengan tewasnya dua remaja yang tenggelam di lokasi bekas galian, Minggu lalu (9/12). Keduanya masih duduk di bangku SMPN 2 Kabuh. Masing-masing Eka Genta Permana, 13, kelas 7 dan Nanda, 15, kelas 9. (*)

(jo/naz/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia