Minggu, 15 Dec 2019
radarjombang
icon featured
Politik & Pemerintahan

Bawaslu Jombang Terima Aduan Parpol Terkait Laporan APK Hilang

15 Desember 2018, 08: 22: 42 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Anggota Bawaslu Jombang David Budianto

Anggota Bawaslu Jombang David Budianto (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG - Bawaslu Jombang tengah melakukan investigasi menyusul adanya informasi APK milik salah satu PARTAI peserta pemilu yang hilang.  Informasi APK yang hilang tersebut berada di kawasan Desa Denanyar Kecamatan/Kabupaten Jombang. 

Anggota Bawaslu Jombang David Budianto menjelaskan, tiga hari lalu pihaknya menerima informasi dari partai politik jika APK miliknya hilang. "Jadi jadi ada laporan yang hilang di satu titik selama dua kali," ujar dia. Usai menerima keluhan tersebut, Bawaslu lantas melakukan investigasi termasuk mengecek dan melihat tempat pemasangan APK.

Pihaknya mengaku kesulitan memproses informasi tersebut, karena syarat formil maupun materil yang belum terpenuhi. Dijelaskan, partai politik belum secara resmi mengajukan laporan ke Bawaslu. Pihaknya hanya menghubungi lewat kontak anggota Bawaslu. ”Namun demikian kita tetap menindaklanjuti informasi tersebut," terangnya.

David menambahkan, APK tersebut adalah APK tambahan yang dipasang anggota dari Partai  Hanura. ”Ya, jadi itu adalah APK tambahan bukan APK yang difasilitasi oleh KPU," tambahnya. Tindakan pencurian APK sebelumnya pernah terjadi pada Pilbup 2018 lalu.

Salah satu warga Kabupaten Kediri ditahan gara gara mencuri milik APK di wilayah Gudo. David tak menampik, jika pelaku tertangkap maka tindakan tersebut masuk ranah tindak pidana pemilu. ”Semisal unsur tindak pidana tersebut terpenuhi, maka akan kami teruskan ke Sentra Gakkumdu, dan diproses sesuai perundang undangan yang berlaku," pungkasnya. 

Dihubungi terpisah, Sapto Suwondo Sekretaris DPC Hanura membenarkan jika ada APK milik caleg partai hanura yang hilang. ”Jadi memang benar ada yang hilang," ujar dia. Dijelaskan, total APK yang hilang untuk sementara ini ada dua buah. ”Pada dua bulan lalu yang hilang satu dan kemarin ada satu buah dan kami sudah laporkan ke Bawaslu Jombang," pungkasnya. (*)

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia