Minggu, 15 Dec 2019
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Puting Beliung Terjang Empat Desa, Puluhan Rumah Warga Rusak

14 Desember 2018, 10: 04: 02 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kondisi rumah warga usai diterjang angin puting beliung

Kondisi rumah warga usai diterjang angin puting beliung (Ainul Hafidz/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Angin puting beliung kembali menerjang empat desa Rabu  (12/12) sore. Yakni Akibatnya puluhan rumah warga rusak. Di Kecamatan Sumobito, puting beliung menerjang Desa Curahmalang dan  Budugsidorejo.

Di Desa Budugsiderojo sekitar 26 rumah warga rusak. Kemarin  (13/12) pagi, sejumlah warga dan relawan terpantau masih melakukan pembersihan dan pembenahan. Hariyono salah seorang warga menuturkan, peritiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00. Hujan yang turun di wilayah setempat juga disertai angin.

"Sebelum Maghrib itu angin kelihatan mutar-mutar," kata dia. Warga merasakan hempasan angin yang tidak seperti biasai, sebagian warga ada yang lari keluar rumah. "Saya masih di dalam rumah," imbuh dia. Benar saja, terjangan angin itu membuat rumah warga mengalami kerusakan.

Mulai dari genting yang ikut terbawa angin, hingga beberapa di antaranya merobohkan tembok rumah warga. Salah satunya rumah milik Maruki, atap bagian dapur rumahnya roboh usai diterjang angin kencang.

"Saya kira hanya atap, ternyata tembok belakang juga sebagian ikut ambruk," papar dia. Tak hanya rumah milik warga, beberapa kios  juga rusak. "Dibersihkan dulu, baru nanti diperbaiki," sahut warga lainnya.

Terpisah Kades Budugsidorejo Choirul Anam menyebutkan, dari pendataan yang dilakukan sementara ada 26 warga yang terdampak. Masing-masing kerusakan pada kios dan rumah. "Rusaknya bemacam-macam, ada yang rusak ringan hanya gentingnya yang lepas sampai rusak berat tembok rumahnya roboh," kata Anam.

Untuk sementara pihaknya sudah melaporkan adanya peristiwa itu ke kantor Kecamatan Sumobito. Sementara bantuan perbaikan belum ada. Warga bergotong royong melakukan pembersihan. "Kalau dari desa memang tidak ada dana untuk bantuan memperbaiki, akan tetapi sudah kita laporkan ke kecamatan," papar dia. (*)

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia