Minggu, 15 Dec 2019
radarjombang
icon featured
Politik & Pemerintahan

Dinsos Jatim Akui Ada Banyak Kendala dalam Penyaluran BPNT

11 Desember 2018, 23: 06: 14 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Sekretaris Dinas Sosial Jawa Timur Unggul Hadikusuma

Sekretaris Dinas Sosial Jawa Timur Unggul Hadikusuma (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Realisasi bantuan pangan non tunai (BPNT) kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Jawa Timur diakui masih banyak problem. Tidak hanya realisasi di Jombang, namun juga di daerah lain di Jawa Timur.

”Kalau realisasi BPNT tidak hanya di Jombang yang ada kendala, namun ada beberapa daerah lain yang ada kendala,” ujar Sekretaris Dinas Sosial Jawa Timur Unggul Hadikusuma saat di Jombang, kemarin (10/12).

Di daerah lain, yang paling sering terjadi problem adalah soal penunjukan KPM yang kurang komunikasi. Misalnya, data yang diserahkan kepala desa kepada dinas sosial banyak yang tidak up to date. ”Jadi, misalnya warga itu sudah meninggal namun masih dicantumkan. Nah ini jadi problem di sejumlah daerah,” sambung dia. 

Selain itu, Pemprov Jatim juga ikut mengevaluasi atas temuan telur tak layak konsumsi yang sempat ramai di Kabupaten Jombang beberapa waktu lalu. Dia menegaskan, memang sudah seharusnya PT Pertani sebagai supplier bertanggungjawab penuh untuk mengganti telur yang busuk dengan yang layak konsumsi.

”Dan kita tetap meminta pertanggungjawaban ini sampai selesai, walaupun terlambat sebagai penyedia harus mengganti,” jelas dia.

Dia menambahkan, tupoksi Dinas sosial Jawa Timur, adalah berkoordinasi mengenai realisasi BPNT di masing masing daerah. Jika ada problem, pemprov akan langsung merespons dengan melakukan komunikasi dengan tim bansos daerah.

”Tupoksi kami adalah bertanggungjawab semisal ada masalah, itu harus diselesaikan sampai tuntas,” papar dia.

Kepada Jawa Pos Radar Jombang, Unggul juga meminta Dinas Sosial Kabupaten Jombang terus memantau penyaluran BPNT mulai dari tingkat supplier, agen hingga KPM. ”Kami juga meminta kalau ada masalah segera koordinasi dengan tim kami,” pungkasnya. (*)

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia