Selasa, 18 Jun 2019
radarjombang
icon featured
Hukum

Blusukan ke Sekolah, Tim Saber Pungli Jombang Lakukan Sosialisasi

10 Desember 2018, 16: 03: 41 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Wakapolres Jombang Kompol Budi Setiyono saat memberikan sosialisasi tim saber pungli di SMPN 4 Jombang

Wakapolres Jombang Kompol Budi Setiyono saat memberikan sosialisasi tim saber pungli di SMPN 4 Jombang (M.Nasikhuddin/Jawa Pos Radar Jombang)

JOMBANG – Praktik pungli (pungutan liar) bisa terjadi di lembaga manapun, tak terkecuali di lembaga pendidikan. Sebagai langkah pencegahan, tim saber pungli Kabupaten Jombang blusukan ke sekolah untuk memberikan sosialisasi.

”Sekolah jangan takut berinovasi, asal jangan sampai menyimpang. Dalam rangka mengurangi penyimpangan, silakan dikoordinasikan dengan dinas pendidikan. Termasuk bisa juga ke kami,” beber Wakapolres Jombang Kompol Budi Setiyono saat memberikan sosialisasi tim saber pungli di SMPN 4 Jombang (27/11) lalu.

Di hadapan seluruh kepala sekolah SMP se-Kabupaten Jombang, Budi banyak memberikan usalan terkait tugas dan wewenang tim saber pungli, salah satunya pengawalan pengelolaan anggaran di sekolah. ”Ada dana BOS, Bosda, BKSM, SPP serta dana komite, selalu kita pantau,” bebernya.

Seperti halnya penggunaan BOS (bantuan operasional sekolah) semua sudah ada petunjuk teknis (juknis). ”Silakan itu dijadikan acuan, jangan menyimpang dari ketentuan,” bebernya.

Dirinya mengingatkan, meski tetap mengutamakan tindakan pencegahan, bukan berarti pihaknya tidak bisa menindak tegas. ”Kita utamakan pencegahan, tapi kita juga bisa bertindak represif,” imbuhnya.

Pihaknya tak ingin sekolah merasa takut dengan adanya saber pungli, justru sebaliknya dirinya berharap sekolah merasa aman. ”Jadi kami hadir bukan untuk menakut-nakuti. Kami ingin lembaga sekolah bersih, terbebas dari pungli,” tegasnya. (*)

(jo/naz/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia