Selasa, 11 Dec 2018
radarjombang
icon featured
Politik & Pemerintahan

Cek Kesiapan Program Seragam Gratis, Komisi D Panggil Dinas Pendidikan

06 Desember 2018, 17: 03: 05 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Hearing antara Komisi D dengan Dinas Pendidikan mengenai program seragam gratis

Hearing antara Komisi D dengan Dinas Pendidikan mengenai program seragam gratis (Azmy Endyana/Jawa Pos Radar Jombang)

JOMBANG – Terkait rencana pengadaan seragam gratis murid SD/MI dan SMP/MTs, Komisi D DPRD Kabupaten Jombang memanggil Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang, beberapa hari lalu.

Hearing dilakukan untuk mengetahui kesiapan pemkab menjalankan program yang mendapat anggaran Rp 30 miliar.

”Anggaran ini sangat besar, sehingga kami ingin mengetahui kesiapan dinas terkait untuk menjalankan program seragam,” ujar Mustofa, anggota Komisi D. Pihaknya juga mempertanyakan bagaimana pengawasan program ini.

”Ini pengawasannya juga harus jelas, karena anggaran tersebut sama dengan anggaran dari beberapa dinas. Seperti Disnaker saja hanya mendapat anggaran kurang lebih Rp 1,7 miliar,” katanya.

Terlebih lagi, diakuinya pembahasan dengan DPRD juga sangat minim, karena dikejar dengan pengesahan APBD. Sehingga, DPRD tidak bisa melakukan pengecekan secara teliti.

Hal senada juga disampaikan, Minardi, wakil ketua DPRD Kabupaten Jombang. Ia mengungkapkan, hearing ini dilakukan untuk melakukan koordinasi, pengawasan dan evaluasi demi kelancaran progran seragam sekolah gratis.

”Kan ini yang mendapatkan  siswa SD/MI negeri  swasta dan SMP/MTs negeri swasta, tentu saja ini jumlahnya sangat banyak, pastinya harus membutuhkan kesiapan yang matang,” tegasnya.

Selain itu, pengawasan harus ekstra, mengingat anggaran yang cukup banyak akan langsung ditransfer ke rekening sekolah masing-masing. ”Saya berharap program seragam gratis ini tidak ada masalah dan masyarakat bisa  bisa menikmati program tersebut,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang Budi Nugroho mengatakan seragam sekolah gratis nantinya akan diberikan kepada siswa baru dari tingkat SD/MI maupun SMP/MTS swasta maupun negeri. ”Jadi jumlah siswa yang mendapat bantuan mengacu pagu masing-masing sekolah tahun kemarin,” kata Budi.

Teknisnya, setiap siswa baru jenjang SD/MI akan memperoleh seragam sekolah lengkap mulai merah-putih/hijau-putih, pramuka dan batik. Tak hanya itu mereka juga memperoleh perlengkapan lain seperti atribut. Begitu pula dengan siswa SMP/MTs juga akan mendapat bantuan seragam lengkap.

Penyaluran program seragam gratis ini, lanjutnya, dilakukan melalui Bosda. Sehingga akan uang akan ditransfer ke masing-masing sekolah. ”Untuk pengawasannya nanti kita akan monitoring, teknisnya akan kami matangkan, termasuk menentukan standarisasi kainnya seperti apa,” pungkas Budi. (*)

(jo/yan/mar/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia